Gerindra: Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo Bukan untuk Kepentingan Penguasa

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 Juli 2019 | 13:41 WIB
Gerindra: Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo Bukan untuk Kepentingan Penguasa
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno menyapa wartawan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Partai Gerindra menegaskan bahwa rencana pertemuan atau rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dengan Jokowi bukan bertujuan untuk bagi-bagi jatah kursi. Melainkan untuk kepentingan nasional bukan penguasa.

Hal itu disampaikan admin Partai Gerindra melalui akun Twitter resminya @Gerindra pada Selasa (2/7/2019) sepertu yang dilihat Suara.com.

"Pada intinya yang harus disadari adalah rekonsiliasi ditawarkan tidak hanya sebagai basa-basi apalagi untuk bagi-bagi kursi. Jangan kita menghilangkan perbedaan hanya demi amannya sebuah pemerintahan yang notabene kebijakannya tidak menguntungkan rakyat," cuit akun @Gerindra dikutip Suara.com, Selasa (2/7/2019).

Melalui akun resminya tersebut, Gerindra juga tidak mempermasalahkan polemik yang terjadi di antara pendukung ihwal rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi yang dikabarkan berlangsung dalam waktu dekat.

"Yang salah bukan 'Rekonsiliasi' tapi apa tujuan dari rekonsiliasi itu sendiri. Untuk kepentingan nasional kah atau semata untuk kepentingan penguasa selama 5 tahun kedepan," tulis akun Twitter @Gerindra.

Gerindra juga menegaskan bahwa tujuan rekonsiliasi tak sekadar mengurangi dampak terpolarisasinya politik atau masih terpecahnya massa pasca putusana sengketa Pilprer 2019 oleh Mahkamah Konstitusi.

Jika hanya itu tujuannya, maka dikatakan akun @Gerindra, rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi tidak akan berhasil.

"Sudah kami sampaikan berulang kali jika rekonsiliasi hanya untuk menyatukan perbedaan, itu tidak akan berhasil. Tidak penting rasanya menghilangkan perbedaan hanya demi amannya sebuah posisi," tulis akunTwitter @Gerindra.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Rencana Pertemuan Jokowi - Prabowo Jangan Dipaksa

Luhut Sebut Rencana Pertemuan Jokowi - Prabowo Jangan Dipaksa

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 11:22 WIB

Demokrat Tegur Gerindra Soal Rekonsiliasi Minta Bebaskan Pendukung Ditahan

Demokrat Tegur Gerindra Soal Rekonsiliasi Minta Bebaskan Pendukung Ditahan

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 10:18 WIB

Rencanakan Rekonsiliasi, Gerindra: Jangan Mem-bully, Kami Bukan Pengkhianat

Rencanakan Rekonsiliasi, Gerindra: Jangan Mem-bully, Kami Bukan Pengkhianat

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 10:03 WIB

Dahnil: Prabowo - Jokowi Segera Bertemu Tapi Bukan Rekonsiliasi

Dahnil: Prabowo - Jokowi Segera Bertemu Tapi Bukan Rekonsiliasi

News | Senin, 01 Juli 2019 | 19:53 WIB

Dahnil Berharap Program Prabowo yang Bagus Masuk di Pemerintahan Jokowi

Dahnil Berharap Program Prabowo yang Bagus Masuk di Pemerintahan Jokowi

News | Senin, 01 Juli 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×