Prabowo Dijagokan Maju Pilpres 2024, Demokrat: Masih Siap Kalah?

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 04 Juli 2019 | 11:18 WIB
Prabowo Dijagokan Maju Pilpres 2024, Demokrat: Masih Siap Kalah?
Prabowo Subianto [Antara]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menilai tidak ada yang salah jika Prabowo Subianto kembali dijagokan Partai Gerindra maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Ferdinand hanya mempertanyakan apakah Prabowo sendiri sudah siap kalah jika nantinya benar-benar kembali bertarung dalam kontestasi tersebut.

Hal itu dikatakan Ferdinand lewat akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean2 pada Kamis (4/7/2019).

Awalnya, Ferdinand mengunggah salah satu pemberitaan di media massa terkait sikap Partai Gerindra yang tidak menutup kemungkinan akan kembali mengusung Prabowo yang masih berumur 72 tahun itu pada 2024.

Ferdinand kemudian mempertanyakan apakah ketua umum Partai Gerindra tersebut siap untuk kalah. Dia juga mempertanyakan apakah akan ada pemilih yang akan milih Prabowo nantinya.

"Enggak apa-apa itu hak politik. Masalahnya, bener masih mau maju? Benar masih siap kalah? Atau akankah ada yang mau memilih? Ini politik, sah saja, tapi Jangan lupa bahwa pasar yang menentukan," kicau Ferdinand lewat akun Twitter @FerdinandHaean2 seperti dikutip suara.com.

Untuk ketahui, Prabowo tercatat sudah tiga kali mengikuti kontentasi Pilpres. Ketiganya, Prabowo pun kalah dalam pertarungan tersebut.

Pada tahun 2009, Prabowo sempat maju sebagi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri. Mereka bertarung bersama dua Paslon lainnya yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono dan Jusuf Kalla - Wiranto. Ketika itu pasangan SBY - Boediono terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2009-2014.

Kemudian, Prabowo bersama Hatta Rajasa kembali maju sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2014. Prabowo - Hatta kembali kalah dengan rivalnya Joko Widodo - Jusuf Kalla yang ketika itu terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2014-2019.

Terkahir, Prabowo bersama Sandiaga Uno kembali kalah saat maju di Pilpres 2019 kemarin. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Jokowi - Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis #2019GantiPresiden, Terbitlah #KamiOposisi

Habis #2019GantiPresiden, Terbitlah #KamiOposisi

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 10:44 WIB

Diprediksi Ikut Kontestasi Pilpres 2024, Jubir PA 212: Ahok Sudah Tamat

Diprediksi Ikut Kontestasi Pilpres 2024, Jubir PA 212: Ahok Sudah Tamat

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 09:40 WIB

Gerindra Beri Sinyal Isi Menteri Jokowi, Demokrat: Tanda Nih Akan Gabung

Gerindra Beri Sinyal Isi Menteri Jokowi, Demokrat: Tanda Nih Akan Gabung

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 09:59 WIB

Gerindra Beri Sinyal Isi Jabatan Menteri Jokowi?

Gerindra Beri Sinyal Isi Jabatan Menteri Jokowi?

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 09:01 WIB

Sahal: Prabowo di Dalam Dijadikan Pemimpin Umat, di Luar Kena Blacklist

Sahal: Prabowo di Dalam Dijadikan Pemimpin Umat, di Luar Kena Blacklist

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 08:36 WIB

Terkini

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB