Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Sabtu, 06 Juli 2019 | 14:04 WIB
Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash
Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir - (Instagram/@nadirsyahhosen_official)

Suara.com - Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memberi tanggapan untuk cuitan budayawan Sujiwo Tejo tentang kritik terhadap kemampuan bahasa Inggris Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gus Nadir tampaknya sepakat dengan pendapat Sujiwo Tejo sebelumnya.

Melalui kicauan pada Kamis (4/7/2019), Gus Nadir tak mempermasalahkan logat medok Jokowi ketika berbahasa Inggris.

Pasalnya, sebagai dosen tetap Fakultas Hukum Monash University Australia, ia sendiri mengaku kemampuannya menggunakan bahasa Inggris masih berantakan.

"Pak @jokowi yang Inggris-nya medok bisa jadi Presiden. Lha wong saya aja Inggris-nya berantakan bisa jadi dosen di Monash, dan tulisan Bahasa Indonesia saya juga ancur tapi nulis banyak buku.

Level pembenci akan selalu berada di tumpukan sampah. Kita mah sudah maklum, Mbah @sudjiwotedjo," tulis Gus Nadir, yang kemudian di-retweet Sujiwo Tejo.

Cuitan Gus Nadir - (Twitter/@na_dirs)
Cuitan Gus Nadir - (Twitter/@na_dirs)

Sebelumnya, Sujiwo Tejo mengungkapan di Twitter bahwa kualitas pemimpin negara tak bisa diukur dengan kemampuannya menggunakan bahasa Inggris.

Menurut eks wartawan harian Kompas itu, seharusnya masyarakat mengkritik pemerintahan Jokowi, bukan bahasa Inggris-nya.

"Aku bukan pendukung Pak Jokowi atau siapa pun. Tapi kalau mau ngritik Presiden Jokowi kritiklah kepresidenannya. Kemampuan berbahasa Inggris bukan ukuran kepresidenan, Cuk. Itu ukuran staf ahli, peneliti, dosen, dll. Mari kita fair pada Presiden Jokowi atau siapa pun. Suwun," cuit @sudjiwtedjo.

Sejak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang pada akhir Juni kemarin, kemampuan bahasa Inggris Jokowi kembali mendapat banyak sorotan.

Sejumlah warganet mencemooh dan menganggap Jokowi kurang pantas menjadi presiden karena tak lancar berbahasa Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Johnny NasDem Ditertawakan Mardani dan Faldo serta 4 Berita Populer Kemarin

Johnny NasDem Ditertawakan Mardani dan Faldo serta 4 Berita Populer Kemarin

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 08:22 WIB

Ke Sulawesi Utara, Presiden Joko Widodo Saksikan Eloknya Bunaken

Ke Sulawesi Utara, Presiden Joko Widodo Saksikan Eloknya Bunaken

Lifestyle | Jum'at, 05 Juli 2019 | 16:09 WIB

Sujiwo Tejo: Kritik Kepresidenan Jokowi, Bukan Kemampuan Bahasa Inggrisnya

Sujiwo Tejo: Kritik Kepresidenan Jokowi, Bukan Kemampuan Bahasa Inggrisnya

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 12:15 WIB

Klarifikasi Andre Rosiade Soal Buzzer dan 4 Berita Populer Kamis Kemarin

Klarifikasi Andre Rosiade Soal Buzzer dan 4 Berita Populer Kamis Kemarin

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 08:00 WIB

Kemajuan Pesat Bahasa Inggris Jokowi hingga Tamatnya Ahok

Kemajuan Pesat Bahasa Inggris Jokowi hingga Tamatnya Ahok

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 07:30 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB