Array

Menteri Rini Tak Masalah Disemprot Jokowi karena Ekspor-Impor Turun

Senin, 08 Juli 2019 | 22:41 WIB
Menteri Rini Tak Masalah Disemprot Jokowi karena Ekspor-Impor Turun
Menteri BUMN Rini Soemarno. (Antara)

Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku tak masalah setelah mendapat teguran dari Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).

"Oh kalau ditegur mah enggak apa-apa. Tegur apa? Enggak apa-apa. Baik," ujar Rini seraya tersenyum di Istana Kepresidenan, Bogor.

Menteri Rini tak sendirian, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga ikut disemprot Jokowi karena masalah angka ekspor dan impor yang menurun secara tahun ke tahun.

Terkait teguran dari Jokowi, Rini mengaku akan lebih bekerja keras supaya angka impor dan ekspor meningkat.

"Ya kita harus lebih keras, mengingat impor kita turun. Tapi lebih turun lagi ekspor kita. Jadi kita harus lebih banyak, kerja keras, kerja lagi," kata dia.

Jokowi, kata Rini pun menekankan kepada jajaran menteri untuk lebih bekerja keras dalam meningkatkan angka pendapatan negara di bidang ekspor dan impor.

"Ya kita harus kerja lebih keras lah. Kerja lagi," tandasnya.

Siang tadi, saat memimpin rapat bersama jajaran menteri kabinet kerja jilid I, Jokowi menyinggung beberapa permasalahan yang harus diselesaikan di tahun 2019. Menurutnya, dari angka yang dirilis Badan Pusat Statistik, angka ekspor dan impor secara tahun ke tahun menurun.

"Kita perlu melihat betul angka-angka yang telah didapat oleh BPS. Perlu melihat betul dengan hati-hati angka-angka yang ditampilkan BPS coba angka-angkanya ditampilkan. Ekspor Januari sampai mei 2019 year on year turun 8,6, impor Januari-Mei juga turun 9,2," ujar Jokowi dalam sidang kabinet.

Baca Juga: Istana: Udara Jakarta Kotor Kenapa Jokowi yang Digugat?

Ia pun meminta jajaran menterinya untuk berhati-hati terkait menurunnya angka ekspor dan impor.

Bahkan kata Jokowi, neraca perdagangan antara Januari sampai Mei 2019 masih defisit USD 2,14 miliar.

"Hati-hati terhadap ini, artinya neraca perdagangan kita Januari-Mei ada defisit 2,14 miliar US dolar. Coba dicermati angka-angka ini dari mana kenapa impor jadi sangat tinggi," kata dia.

Jokowi pun menegur Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Kepala negara mengingatkan perihal impor migas yang masih tinggi.

"Kalau didetailkan lagi migasnya ini naiknya gede sekali. Hati-hati di migas pak Menteri ESDM yang berkaitan dengan ini, bu Menteri BUMN yang berkaitan dengan ini, karena ratenya yang paling banyak ada di situ," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI