Turbulensi Hebat, 35 Penumpang Pesawat Air Canada Terluka

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Turbulensi Hebat, 35 Penumpang Pesawat Air Canada Terluka
Ilustrasi pesawat terbang (Shutterstock).

Penerbangan Air Canada 33 itu melintas di Hawaii hampir selama dua jam.

Suara.com - Turbulensi yang sangat kencang terjadi pada pesawat Air Canada saat dalam perjalanan menuju Sydney, Australia.

Pihak maskapai mengatakan, sekitar 35 penumpang terluka akibat guncangan hebat itu.

Suara.com mengutip CNN International, pesawat lepas landas dari Vancouver, Kanada pada Kamis (11/7/2019).

Lalu penerbangan Air Canada 33 tersebut terpaksa mendarat di Bandara Internasional Daniel K Inouye di Honolulu, Hawaii.

"Kami baru saja mengalami turbulensi yang cukup cepat. Banyak orang terbentur langit-langit pesawat, banyak juga yang menjerit," kata penumpang Michael Bailey kepada KHNL/KGMB.

Pesawat yang mengangkut 269 penumpang dan 15 awak kabin itu melintasi Hawaii selama hampir dua jam.

Saat itulah tiba-tiba terjadi turbulensi yang sangat mendadak dan tak terduga.

Juru Bicara Federal Aviation Administration Ian Gregor menyebutkan, saat insiden menyerang, pesawat itu terbang di ketinggian 36 ribu kaki.

"Prioritas pertama kami adalah selalu keselamatan penerbangan, penumpang, dan awak kami, dan sebagai tindakan pencegahan, tenaga medis siaga untuk memeriksa penumpang di Honolulu," ucap pihak maskapai penerbangan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS