Amini Kabinet Idaman JK, Nasdem: Layak Jadi Masukan Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 12 Juli 2019 | 19:18 WIB
Amini Kabinet Idaman JK, Nasdem: Layak Jadi Masukan Jokowi
Jusuf Kalla, penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf, memberikan masukan kepada pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 itu menjelang debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) malam. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate menanggapi ihwal pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal komposisi menteri kabinet idamannya.

Menurutnya, masukan JK tersebut soal kabinet pemerintahaan layak dipertimbangkan Presiden Joko Widodo untuk periode kedua kepemimpinannya. 

"Saya kira apa yang disampaikan oleh Pak JK sebagai politisi senior, sebagai tokoh nasional yang juga senior, itu layak juga jadi masukan yang layak untuk Pak Jokowi ya," kata Johnny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Sebagaimana diketahui, JK berpendapat jika komposisi kursi menteri di kabinet harus disesuaikan dengan perolehan suara partai pendukung Jokowi - Maruf Amin. Terkait hal itu, Johnny mengaku sependapat.

Kendati begitu, Nasdem menyerahkan sepenuhnya jatah kursi menteri keoada Jokowi selaku pemegang hak prerogatif sebagai presiden terpilih.

Tapi kan semuanya diskresinya Pak Jokowi, yang kedua kalau memang Pak Jokowi sudah punya langkah maju untuk menyusun struktur kabinetnya, nomenklatur kabinetnya, anggota kabinetnya, bahkan sudah bisa memisahkan profesional dari partai politik dari dan dari non partai politik, itu sebagai langkah maju," tutur Johnny.

Sebelumnya, JK menilai pembentukan sebuah kabinet pemerintahan itu harus melewati perjalanan yang panjang. Menurutnya, tidak bisa kabinet pemerintahan kemudian dibentuk asal-asalan kemudian meninggalkan asas ketidakadilan.

JK mengatakan bahwa untuk kepala negara terpilih akan membuat pola dari kabinet itu. Berapa partai politik yang akan memperoleh kursi dan juga berapa kursi yang akan diberikan kepada orang-orang profesional. Khusus untuk partai politik juga ditentukan sesuai dengan jumlah suara yang diperoleh di DPR agar mencapai keadilan.

"Tentu jangan yang kursinya sedikit mendapatkan lebih banyak kursi dibanding yang banyak kursinya itu nanti kacau yang di dalam itu," kata JK saat memberikan kuliah umum kepada peserta pelatihan Lemhanas di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (11/7/2019).

baca juga

Setelah itu, kepala negara akan membawa semua unsur nusantara untuk dapat duduk bersama di kabinet mulai dari Sabang sampai Merauke. Hal itu perlu dilakukan agar bisa membangun keharmonisan di dalam suatu kabinet.

Tidak hanya asal daerah, tetapi suku, gender, bahkan agama juga diperhatikan betul kepala negara dalam memilih calon menterinya. Itulah yang dilakukan kepala negara agar menciptakan sebuah harmoni di dalam kabinet pemerintahan.

"Jadi, tidak saja asal partai, ndak. Harus ada harmonisasi baik dari harmonisasi antar wilayah dan suku, agama, politik, harmonisasi dalam tingkat kemampuan, profesionalisme," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabinet Pemerintahan yang Diidam-idamkan JK

Kabinet Pemerintahan yang Diidam-idamkan JK

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:11 WIB

Terkini

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Karyawan Swasta Bisa Dapat BSU 2026? Cek Aturan Permenaker Terbaru

Apakah Karyawan Swasta Bisa Dapat BSU 2026? Cek Aturan Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:09 WIB

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

×