Sandiaga Akhirnya Akui Uangnya Menipis Namun Nyali Terus Membara

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Minggu, 14 Juli 2019 | 21:48 WIB
Sandiaga Akhirnya Akui Uangnya Menipis Namun Nyali Terus Membara
Sandiaga Uno dan petinggi partai mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). [Suara.com]

Suara.com - Sandiaga Uno berpandangan partai yang tergabung dalam kubu paslon capres dan cawapres yang kalah dalam kontestasi Pilpres 2019 lalu agar sadar diri untuk tetap berada di luar pemerintahan

Sebaliknya, partai pendukung yang memenangkan paslon capres dan cawapres justru harus tetap mendukung dalam pemerintahan. Hal itu, kata Sandiaga demi terciptanya kualitas demokrasi yang kian meningkat.

"Dalam demokrasi ada kalah menang, saya rasa kualitas demokrasi meningkat kalau semua sadari peran bahwa yang terpilih diberi kesempatan memerintah. Yang tidak, konsisten sebagai koreksi dan tingkatkan pengawasan kepada pemerintah," ujar Sandiaga di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2019).

Karena itu pula, Sandiaga memilih untuk bekerja di luar pemerintahan sebagai oposisi. Bahkan ia mengisyaratkan ketidakinginannya menduduki kursi di kabinet Jokowi jikalau ada permintaan.

"Jadi oposisi tidak bisa pecat. Jadi menteri tidak bisa dipecat," ucap Sandiaga.

Sikap tegas Sandiaga untuk mengambil jalan di luar pemerintah bukan tanpa alasan. Menurutnya dengan gagasan yang selama ini ia gaungkan mengenai rumah siap kerja dan program OK OCE, dirinya bisa ikut andil dalam kemajuan perekonomian tanah air.

Sandiaga yang percaya diri dengan dua gagasannya itu bahkan menyindir mengenai keberadaan beberapa program kartu sakti yang sempat diprogramkan oleh Jokowi semasa kampanye menjadi capres.

"Bahwa kita bisa bekerja di luar pemerintahan. Saya akan buktikan rumah siap kerja dan OK OCE lebih bagus daripada kartu-kartu itu. Meskipun duit makin tipis, nyali bertarung ada terus. Mudah-mudahan diberikan kekuatan dan berkah," kata Sandiaga.

Pilihan Sandiaga yang menyatakan tetap oposisi itu pun mendapat apresiasi dari mantan presiden PKS, Anis Matta yang turut hadir dalam sebuah acara bersama Sandiaga di kawasan Cikini.

"Saya respek dengan Pak Sandi karena beliau konsisten pendiriannya sebagai oposisi. Oposisi perlu diperlukan," kata Anis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berencana Duet di Pilpres 2024? Sandiaga - Erick Thohir Tersenyum

Berencana Duet di Pilpres 2024? Sandiaga - Erick Thohir Tersenyum

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 21:07 WIB

Lelucon Sandiaga soal Pertemuan Perdana Jokowi - Prabowo

Lelucon Sandiaga soal Pertemuan Perdana Jokowi - Prabowo

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 19:47 WIB

Usai Jokowi - Prabowo, Pertemuan Sandiaga - Ma'ruf Mungkin Menyusul

Usai Jokowi - Prabowo, Pertemuan Sandiaga - Ma'ruf Mungkin Menyusul

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 19:33 WIB

Terkini

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:19 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:04 WIB

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB