Habil Disebut Tak Tahu Uang Untuk Beli Senjata, Pengacara Kivlan Bilang Ini

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:45 WIB
Habil Disebut Tak Tahu Uang Untuk Beli Senjata, Pengacara Kivlan Bilang Ini
Pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta Singarimbun di PN Jaksel. (Suaracom/Tio).

Suara.com - Yusril Ihza Mahendra, Kuasa Hukum Habil Marati tersangka kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan satu bos lembaga survei, sempat menyebut kalau kliennya tidak tahu uang pemberiannya digunakan untuk pembelian senjata.

Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Kivlan Zen Tonin Tachta Singarimbun,  juga mengungkapkan hal yang sama.

Tonin mengatakan Kivlan tidak tahu menahu kalau uang yang diberikan Habil malah digunakan untuk membeli senjata. Ia pun heran pasalnya senjata yang seringkali disebut-sebut sudah ada sebelum Habil memberikan uang.

"Kalau Habil Marati enggak tahu apalagi Pak Kivlan lebih enggak tahu lagi. Lebih enggak tahu lagi untuk beli senjata, itu kan bisa-bisanya saja bikin cerita sekarang," kata Tonin kepada Suara.com, Selasa (16/7/2019).

"Itu senjata sudah ada dulu baru dikasih uang? Harusnya kan kasih uang dulu baru beli senjata, bukan senjata dulu ada baru kasih uang. Itu ceritanya," sambungnya.

Lagipula, Tonin membantah apabila Kivlan disebut sebagai perencana pembunuhan empat tokoh negara dan satu bos lembaga survei. Tonin kemudian menerangkan awal mula pemberian dana oleh Habil ke Kivlan.

Habil dan Kivlan disebut aktif dalam acara-acara dengan tema anti PKI. Kivlan saat itu hendak membuat acara semacam unjuk rasa untuk memperingati Supersemar pada 11 Maret. Awalnya Kivlan mempercayai Iwan alias HK, tersangka pembeli senjata itu untuk menghadirkan 10.000 orang dengan uang yang sudah diberikan Kivlan demi mendukung acara tersebut.

Akan tetapi Iwan melakukan wan prestasi atau tidak melakukan kewajibannya meskipun sudah mendapatkan uang. Karena itu, Kivlan meminta bantuan kepada Habil untuk menyumbangkan dana agar demonstrasi itu dapat terlaksana.

"Uang pertama diberikan Februari itu Rp 150 juta atau 15 ribu dolar. Habis itu ditambah lagi sekitar 9 Maret kalau enggak salah sebesar Rp 50 juta itu," ujarnya.

baca juga

"Jadi tidak benar yang dibilang itu ada rencana pembunuhan, uang itu untuk demo," tandasnya.

Sebelumnya. Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan kliennya mengaku telah memberikan sejumlah uang ke Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

Namun, menurut Yusril, Habil tidak mengetahui dana yang diberikan itu akan digunakan untuk membeli senjata.

"Menurut Pak Habil Marati, Beliau tidak mengetahui dan tidak bermaksud bahwa uang yang disumbangkannya itu untuk membeli senjata," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Usul Amnesti dan Abolisi untuk Tersangka Makar, Ini Tanggapan JK

Yusril Usul Amnesti dan Abolisi untuk Tersangka Makar, Ini Tanggapan JK

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 20:42 WIB

Alasan Sakit, Donatur Perencana Pembunuhan Wiranto Cs Memohon ke Polisi

Alasan Sakit, Donatur Perencana Pembunuhan Wiranto Cs Memohon ke Polisi

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 10:37 WIB

Yusril Minta Bohir Pembunuhan Wiranto Cs Dilepas, Ini Kata Polisi

Yusril Minta Bohir Pembunuhan Wiranto Cs Dilepas, Ini Kata Polisi

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 13:38 WIB

Jadi Pengacara, Yusril Usahakan Habil Marati Bebas dari Rutan Polda

Jadi Pengacara, Yusril Usahakan Habil Marati Bebas dari Rutan Polda

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 18:43 WIB

Habil Disebut Donatur Pembunuhan Wiranto Cs, Yusril: Apa Betul Seperti Itu?

Habil Disebut Donatur Pembunuhan Wiranto Cs, Yusril: Apa Betul Seperti Itu?

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:43 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×