WHO Nyatakan Darurat Wabah Ebola di Kongo

Bangun Santoso

Kamis, 18 Juli 2019 | 10:58 WIB
WHO Nyatakan Darurat Wabah Ebola di Kongo
Seorang pria di Kongo diberi vaksin anti Ebola oleh salah satu petugas medis. (AFP)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu menyatakan wabah penyakit Ebola (EVD) di Republik Demokratik Kongo (DRC) berstatus darurat kesehatan.

Status darurat ini masuk dalam kategori Darurat Kesehatan Publik dan Keprihatinan Internasional atau A Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Deklarasi tersebut menyusul pertemuan keempat Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional sejak wabah itu diumumkan pada 1 Agustus 2018.

Dalam sebuah pernyataan, WHO mengatakan bahwa sejak dideklarasikan hampir setahun yang lalu, wabah telah diklasifikasikan sebagai darurat tingkat 3 - yang paling serius, memicu tingkat mobilisasi tertinggi dari organisasi itu.

WHO menambahkan bahwa PBB juga telah mengakui keseriusan darurat dengan mengaktifkan Peningkatan Skala Sistem Kemanusiaan untuk mendukung respon terhadap wabah Ebola.

“Ini tentang ibu, ayah dan anak-anak, terlalu sering seluruh keluarga terjangkit. Inti dari semua ini adalah tragedi komunitas dan individu,” kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Ghebreyesus menegaskan bahwa PHEIC tidak boleh digunakan untuk menstigmatisasi atau menghukum orang yang sangat membutuhkan bantuan.

Wabah Ebola

Petugas melakukan evakuasi penanganan terhadap penumpang pesawat yang di duga terkena suspect virus ebola di lapangan silang Monas Jakarta, Rabu (12/11).
Petugas melakukan evakuasi penanganan terhadap penumpang pesawat yang di duga terkena suspect virus ebola di lapangan silang Monas Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut WHO, virus Ebola telah membunuh 1.668 orang di Kongo sejak wabah menyebar pada Agustus 2018, dengan epidemi terbatas pada daerah Beni dan Butembo, timur laut negara itu.

baca juga

Prancis menegaskan bahwa epidemi itu adalah yang paling serius yang pernah terjadi di dunia, setelah ancaman global Afrika Barat pada 2014, yang menewaskan lebih dari 11.300 orang dan menginfeksi sekitar 28.600 lainnya di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone.

Ebola adalah demam tropis yang muncul pertama kali pada 1976 di Sudan dan DRC, yang dapat ditularkan ke manusia dari hewan.

Virus ini juga dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh, orang yang terinfeksi, atau orang yang meninggal karena virus.

Sumber: Anadolu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga

Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:07 WIB

Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan

Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 11:43 WIB

Ebola Mendekat, Pemerintah Sudan Selatan Perketat Layanan Kesehatan

Ebola Mendekat, Pemerintah Sudan Selatan Perketat Layanan Kesehatan

Health | Minggu, 07 Juli 2019 | 05:00 WIB

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:46 WIB

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×