Satu Meninggal, Kondisi Siswa Korban MOS di Palembang Kritis

Bangun Santoso

Kamis, 18 Juli 2019 | 12:10 WIB
Satu Meninggal, Kondisi Siswa Korban MOS di Palembang Kritis
Salah satu korban kekerasan Orientasi SMA Taruna Indonesia Palembang, Wiko Jerianda terbaring di Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Rabu(17/7/2019). (Antara)

Suara.com - Siswa SMA Taruna Indonesia Palembang, Sumatera Selatan bernama Wiko Jerindra, yang diduga mengalami kekerasan saat masa orientasi sekolah (MOS) kondisinya masih kritis di ruang ICU (unit perawatan khusus) Rumah Sakit Charitas.

Dokter RS RK Charitas Palembang yang menangani Wiko, Dr Justinus R Nugroho mengatakan, kondisi pasien belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak dirujuk pada Selasa (16/7).

"Dia (Wiko) masih butuh obat-obatan dan perawatan medis intensif, semoga dia segera sadar dan pulih," ujar Dr Justinus sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, RS Charitas telah membentuk tim dokter khusus dari berbagai keahlian medis untuk mencari tahu penyebab Wiko belum sadarkan diri. Jika sebab telah diketahui maka dokter dapat memberi tindakan.

Sejauh ini pihaknya berupaya memberikan perawatan dengan alat-alat medis terbaik di rumah sakit tersebut, namun pihaknya enggan menerangkan kondisi Wiko secara medis karena tidak diizinkan keluarga.

"Kami berharap kondisinya tidak memburuk karena kami akan mengupayakan yang terbaik untuk Wiko," tambah Dr Justinus.

Sebelumnya Wiko Jerindra (14) dilaporkan menjadi salah satu korban kekerasan pembina SMA Taruna Indonesia Palembang saat mengikuti masa orientasi sekolah, Sabtu (13/7).

Sementara seorang siswa lainnya bernama Delwyn Berli Julindro (16) yang juga mengikuti masa orientasi sekolah itu, meninggal dunia setelah menerima perilaku kasar pembina sekolah tersebut dengan cara dipukul menggunakan bambu.

Adapun pembina tersebut berinisial OFA (24) telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal di Polresta Palembang. Ia dijerat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak pasal 80 dan 70 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan Palembang Diselimuti Asap Kebakaran Hutan, Jarak Pandang 5 Km

Sepekan Palembang Diselimuti Asap Kebakaran Hutan, Jarak Pandang 5 Km

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 11:59 WIB

Usai Jalan 13 Km, Siswa Baru SMA Taruna Tewas Dipukuli saat MOS

Usai Jalan 13 Km, Siswa Baru SMA Taruna Tewas Dipukuli saat MOS

News | Senin, 15 Juli 2019 | 21:07 WIB

Divonis 20 Tahun Bui, Tiga Bersaudara Kasus Narkoba Kabur dari Rutan

Divonis 20 Tahun Bui, Tiga Bersaudara Kasus Narkoba Kabur dari Rutan

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 22:53 WIB

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Palembang Segini

Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Palembang Segini

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2019 | 15:53 WIB

Info Mudik 2019, Segini Harga Tiket Pesawat Jakarta - Palembang

Info Mudik 2019, Segini Harga Tiket Pesawat Jakarta - Palembang

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2019 | 13:51 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×