Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal Tembus 88 Orang

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:59 WIB
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal Tembus 88 Orang
Banjir besar melanda Nepal dan sejumlah negara tetangga lainnya. (AFP)

Suara.com - Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan hujan lebat di Nepal sejak Kamis pekan lalu sudah mencapai 88 jiwa.

Menurut laporan media setempat, Kementerian Dalam Negeri negara tersebut mengatakan bahwa setidaknya 88 orang tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan musim sejak Kamis minggu lalu.

Sebanyak 31 orang lainnya tidak dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.

Lalitpur, Bhojpur dan Rautahat adalah wilayah paling parah terkena dampak di antara 31 wilayah yang terendam air akibat hujan lebat.

Setidaknya 33 ribu orang terkena dampak hujan lebat yang terus berlangsung selama beberapa hari di wilayah Nepal Timur, demikian dikutip dari Kantor Berita Anadolu, Kamis (18/7/2019).

Dikutip dari Reuters, hujan yang turun pada musim penghujan telah merendam banyak kawasan di Nepal, yang sebagian besar berpegunungan sejak Kamis pekan lalu, dan membanjiri kawasan yang luas, merendam rumah-rumah dan menghancurkan jembatan-jembatan serta jalan-jalan di negara itu.

Satu Pernyataan Kementerian Dalam Negeri menyebutkan, hingga Senin (15/7/2019), 47 orang dinyatakan meninggal dan 28 luka-luka. Selain itu dilaporkan 29 orang hilang.

Saluran-saluran televisi memperlihatkan atap-atap rumah terendam air banjir di bagian selatan dan orang-orang yang membawa harta miliknya di atas kepala mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dengan melintasi air setinggi dada.

Para pejabat mengatakan di beberapa kawasan hujan berkurang tetapi air di sejumlah sungai di bagian timur Nepal masih berada di atas level banjir. Pihak berwenang meminta warga agar waspada.

Sungai Kosi, yang mengalir ke Bihar, negara bagian India, termasuk di antara sungai-sungai yang airnya berada di atas level banjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jutaan Orang Terancam Kekurangan Air dan Makanan Akibat Banjir India

Jutaan Orang Terancam Kekurangan Air dan Makanan Akibat Banjir India

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 08:07 WIB

Liburan Murah ke Nepal, Backpacker atau Pelancong Cuma Segini Biayanya Lho

Liburan Murah ke Nepal, Backpacker atau Pelancong Cuma Segini Biayanya Lho

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:02 WIB

Korban Tewas Banjir Nepal Terus Bertambah, Kini Jadi 78 Orang

Korban Tewas Banjir Nepal Terus Bertambah, Kini Jadi 78 Orang

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 10:41 WIB

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 47 Orang

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 47 Orang

News | Senin, 15 Juli 2019 | 08:03 WIB

Nepal Dilanda Hujan Lebat, 21 Orang Tewas

Nepal Dilanda Hujan Lebat, 21 Orang Tewas

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 06:16 WIB

Terkini

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB