Buku Putih China: Suku Uighur Diperbudak dan Dipaksa Masuk Islam

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 23 Juli 2019 | 18:05 WIB
Buku Putih China: Suku Uighur Diperbudak dan Dipaksa Masuk Islam
Para peserta didik kamp pendidikan vokasi etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, mengikuti kelas ilmu hukum, Jumat (3/1). [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]

Suara.com - China baru saja merilis buku putih kontroversial terkait suku Uighur dan agama Islam.

Dalam laporan resmi tersebut, dikutip Suara.com dari ABC.net.au, Senin (22/7/2019), pemerintah China mengklaim bahwa suku Uighur di Xinjiang dulunya mengalami perbudakan hingga dipaksa masuk Islam.

Buku Putih yang dirilis pada Minggu (21/7/2019) oleh Kantor Informasi Dewan Negara China tersebut menyajikan interpretasi Partai Komunis terhadap sejarah Uighur.

Laporan itu menyebutkan, "Islam bukanlah sistem kepercayaan asli atau satu-satunya dari rakyat Uighur."

Dokumen itu juga menyatakan, Islam disebarkan ke Xinjiang oleh "Kekaisaran Arab" dan orang-orang Turki Uighur "mengalami perbudakan di bawah orang Turki."

"Perpindahan agama ke Islam bukanlah pilihan yang dilakukan dengan sukarela oleh rakyat biasa, tetapi hasil dari perang agama dan pemaksaan oleh kelas yang berkuasa," bunyi penggalan laporan itu, yang ditambahi pernyataan bahwa pemerintah tetap menghormati "hak kaum Muslim terhadap kepercayaan mereka."

Lebih dari satu juta rakyat Uighur, Kazakh, dan etnis minoritas Muslim lainnya selama ini dikabarkan ditahan dalam fasilitas negara yang disebut Partai Komunis sebagai pusat pendidikan kejuruan, sedangkan oleh PBB disebut sebagai "kamp pendidikan ulang".

Mereka yang tinggal di luar kamp juga menjadi sasaran pengawasan massal, yang menurut Beijing bertujuan untuk "memberi pengaruh China (Sinoisme) dalam Islam."

Para pengamat kain yakin, kebijakan garis keras itu pantas disebut sebagai "pembantaian budaya" terhadap kelompok minoritas Turki.

baca juga

Laporan ini diterbitkan sebagai salah satu bentuk kampanye Beijing untuk melawan kritik dunia internasional terhadap perlakukan keras China pada suku Uighur.

Melalui laporan itu, China juga berdalih bahwa sikap represifnya di Xinjiang merupakan upaya "anti-terorisme" melawan separatis Uighur dan ekstremis Islam.

Meski begitu, Direktur Human Rights Watch Australia Elaine Pearson tak percaya dengan laporan tersebut.

"Saya rasa siapa pun di luar China yang mengikuti kabar di Xinjiang tak akan bisa dibodohi oleh buku putih ini," katanya kepada ABC.

"Ini adalah distorsi fakta yang aneh dan mencolok," imbuhnya.

Pakar Uighur dan etnis minoritas Cina lainnya dari Universitas La Trobe, James Leibold, juga berpendapat, buku putih itu adalah "perkara klasik terkait perang informasi yang sedang berlangsung di China."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo RUU Ekstradisi Makin Panas, KJRI Hong Kong Umumkan Imbauan untuk WNI

Demo RUU Ekstradisi Makin Panas, KJRI Hong Kong Umumkan Imbauan untuk WNI

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 14:07 WIB

Alasan di Balik Murka Warga Hong Kong ke China

Alasan di Balik Murka Warga Hong Kong ke China

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:09 WIB

Angka Kelahiran di China Terus Turun, Apa Penyebabnya?

Angka Kelahiran di China Terus Turun, Apa Penyebabnya?

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 17:59 WIB

Fadli Zon Usulkan Isu Uighur di Parlemen OKI

Fadli Zon Usulkan Isu Uighur di Parlemen OKI

DPR | Senin, 18 Maret 2019 | 10:17 WIB

China Selamatkan Rp 22 Triliun dari Tangan Para Koruptor

China Selamatkan Rp 22 Triliun dari Tangan Para Koruptor

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:23 WIB

Terkini

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

×