Pengamat: Gerindra Perlu Rekonsiliasi untuk Tempati Kursi Ketua MPR

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30 WIB
Pengamat: Gerindra Perlu Rekonsiliasi untuk Tempati Kursi Ketua MPR
Gedung MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (17/4/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Partai Gerindra yang mengincar kursi ketua MPR periode 2019-2024 harus bersaing dengan partai lain di koalisi Jokowi maupun partai di luar pemerintah yang menginginkan posisi sama.

Sejumlah nama elite dari Partai Gerindra sudah mencuat untuk diusung menjadi ketua MPR. Satu di antaranya adalah Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang juga menjabat Wakil Ketua MPR saat ini.

Namun keinginan Gerindra tersebut perlu melihat posisinya yang berada di luar koalisi parpol pendukung Jokowi. Karena bukan tidak mungkin, posisinya tersebut bakal menjegal Gerindra.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, Gerindra harus mencapai kata sepakat akan rekonsiliasi terlebih dahulu, jika memang benar-benar mendambakan kursi ketua MPR.

Gerindra harus bisa mengambil hati parpol koalisi Jokowi. Namun hal itu dinilai Ujang tidaklah mudah, sebab partai-partai tersebut juga mengincar posisi ketua MPR.

"Iya begini poinnya yang pertama kan rekonsiliasi jika rekonsiliasi itu terjadi kemungkinan Gerindra untuk menduduki kursi ketua MPR bisa terbuka. Cuma persoalannya apakah partai koalisi Jokowi ini kan resistance, menolak, sekarang ini kan terjadi kompromi-kompromi di situ," ujar Ujang kepada Suara.com, Rabu (24/7/2019).

"Jadi dengan rekonsiliasi akan terjadi kompromi tapi syaratnya tadi, jika rekonsiliasi terjadi sudah semakin terbuka Gerindra menginginkan ketua MPR begitu kan," sambung Ujang.

Ujang berujar, sulit bagi Gerindra jika pada akhirnya partai tersebut tidak mencapai kata sepakat dalam rekonsilasi. Gerindra mau tidak mau harus mengubur harapannya untuk mengambil alih posisi ketua MPR yang saat ini dipegang oleh PAN dengan Ketua Umumnya Zulkifli Hasan.

"Tapi jika tidak rekonsiliasi sulit namanya Gerindra mendapatkan kursi itu karena bagaimana pun kontruksinya kan kontruksi Jokowi-Maruf ini kan lebih dominan 60 persen lebih kekuatan di parlemen kan. Tapi ketika rekonsiliasi bisa semakin mencair tergantung nanti kesepakatan politik yang terjadi di antara mereka begitu," tutur Ujang.

Terkait rekonsiliasi Gerindra dengan koalisi Jokowi, Ujang melihat pertemuan antara Ketua Umum Gerinda Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarputri menjadi bagian dari rekonsiliasi, setelah sebelumnya Prabowo bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo di stasiun MRT pada Sabtu (13/7/2019).

Megawati sebagai salah satu ketum parpol pendukung Jokowi sekaligus politikus senior patut dihargai keberadaannya. Itu pula, kata Ujang yang menyebabkan Prabowo akan menemui Megawati guna membicarakan kelanjutan rekonsiliasi.

"Ya tentu pasti, pasti (rekonsiliasi). Pertemuam Sabtu lalu antara Jokowi dan Prabowo itu kan membuka pintu rekonsiliasi. Rekonsiliasi itu kan tidak akan bergerak, tidak akan berjalan jika tidak mendapat restu koalisi partai Jokowi-Maruf," kata Ujang kepada Suara.com, Rabu (24/7/2019).

"Salah satu katakanlah pemimpim koalisi di situ adalah Bu Mega, jadi mau tidak mau, suka tidak suka mesti minta restu dulu dan bertemu dulu dengan tokoh-tokoh senior di situ," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Arief Puyuono Berpotensi Dicalonkan Jadi Ketua MPR, Tapi...

Pengamat: Arief Puyuono Berpotensi Dicalonkan Jadi Ketua MPR, Tapi...

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 08:55 WIB

Sebut Saras Layak jadi Wagub, Taufik: Ferdinand Urus Demokrat Saja

Sebut Saras Layak jadi Wagub, Taufik: Ferdinand Urus Demokrat Saja

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 20:47 WIB

Analis: PKS Jelas Oposisi, Gerindra, PAN dan Demokrat Tidak Jelas

Analis: PKS Jelas Oposisi, Gerindra, PAN dan Demokrat Tidak Jelas

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 07:10 WIB

Megawati dan Prabowo Mau Bertemu, Gerindra: Patut Diapresiasi

Megawati dan Prabowo Mau Bertemu, Gerindra: Patut Diapresiasi

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 17:38 WIB

Demokrat Belum Tunjuk Kader yang Cocok Jadi Ketua MPR

Demokrat Belum Tunjuk Kader yang Cocok Jadi Ketua MPR

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:32 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB