Granat Aktif Ditemukan Warga di Bawah Pohon Langsa

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 02:15 WIB
Granat Aktif Ditemukan Warga di Bawah Pohon Langsa
Tim Gegana Brimob Polda Maluku mengamankan granat nanas yang ditemukan warga. [Antara]

Suara.com - Satu granat tangan jenis nanas yang berada di bawah pohon langsa ditemukan warga saat menggali liang kubur di Kawasan Desa Suli, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah, Maluku pada Rabu (24/7/2019).

Penemuan granat tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim Gegana Brimob Polda Maluku untuk diamankan.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso mengemukakan penggalian tersebut sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

"Penggalian kubur oleh keluarga Umar ini sudah dilakukan sejak tanggal 14 Juli 2019 dan mereka meletakannya di bawah pohon langsa, dan hari ini ada anggota TNI-AD di Rindam Suli yang melaporkan ke polisi," katanya seperti dilansir Antara di Ambon pada Rabu (24/7/2019).

Anggota Rindam XVI/Pattimura Praka Yusuf saat itu sedang berada di bengkel yang berada di kawasan Dusun Amaletui sekitar Jembatan Dua Desa Suli. Saat itu, ia diberi informasi ada granat yang ditemukan warga saat menggali kubur.

Selanjutnya, saksi pergi melihat benda tersebut. Saat berada di lokasi, Praka Yusuf memastikan kebenaran benda tersebut yang merupakan granat jenis nanas yang kondisinya sudah lama, namun masih lengkap dengan cincin pemicunya.

"Praka Yusuf kemudian melaporkan melalui via telepon kepada salah anggota Polres Pulau Ambon bernaa Brigpol Fadul Tawainela," jelas Kapolres.

Menurut keterangan saksi Baim (38), granat tersebut ditemukan pada saat menggali kubur yang dilakukan pada Senin, (14/7/2019) untuk memakamkan orang tua dari Nyonya Mala yang juga pemilik lahan tersebut.

Granat tersebut ditemukan kurang lebih di kedalaman satu meter. Lalu warga mengamankan dan menaruhnya di bawah pohon langsa.

Berdasarkan laporan para saksi, personel Polsek Salahutu dipimpin Kanit IK Bripka Hamsi Tomasio bersama empat rekannya menuju TKP untuk memastikan kebenaran adanya temuan granat tersebut sekaligus mengumpulkan bahan keterangan.

Selanjutnya Tim Gegana Brimob Polda Maluku dipimpin Bripka Fredy Watimena bersama lima personel Gegana tiba di lokasi untuk mengevakuasi granat tersebut dan membawanya ke Mako Brimob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Gegana Polda NTT Amankan Granat Aktif Milik Anggota Pro Integrasi

Tim Gegana Polda NTT Amankan Granat Aktif Milik Anggota Pro Integrasi

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 14:38 WIB

Lama Meninggal, Kakek Sukimin Tinggalkan Sesuatu yang Bikin Kaget Cucu

Lama Meninggal, Kakek Sukimin Tinggalkan Sesuatu yang Bikin Kaget Cucu

Jatim | Senin, 18 Maret 2019 | 19:02 WIB

Elmi Kaget Temukan Granat Nanas Saat Bersihkan Perkarangan Rumah

Elmi Kaget Temukan Granat Nanas Saat Bersihkan Perkarangan Rumah

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 10:13 WIB

Petugas Kebersihan Temukan Granat Aktif Saat Bersihkan Lumpur Sungai

Petugas Kebersihan Temukan Granat Aktif Saat Bersihkan Lumpur Sungai

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:52 WIB

Terkini

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:42 WIB

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB