alexametrics

Belum Nyatakan Oposisi, Ferdinand: Demokrat Masih Komunikasi Politik

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Belum Nyatakan Oposisi, Ferdinand: Demokrat Masih Komunikasi Politik
Jubir BPN Prabowo - Sandiaga, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/M. Yasir)

"Saya harus menyatakan bahwa itu bukan sikap resmi partai Demokrat."

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengklaim partainya tidak pernah mengambil sikap terhadap isu bergabungnya Partai Gerindra dengan Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo - Maruf Amin.

Pernyataan itu disampaikan Ferdinand untuk mengklarifikasi berita yang beredar di media sosial yang menyebut Demokrat akan menjadi pemimpin kelompok oposisi jika Gerindra gabung ke Koalisi Indonesia Kerja.

"Saya harus menyatakan bahwa itu bukan sikap resmi partai Demokrat. Pernyataan tersebut hanya pendapat pribadi Max, sekali lagi kami tegaskan, itu bukan sikap resmi partai demokrat," kata Ferdinand saat dihubungi Suara.com, Minggu (28/7/2019).

Menurut Ferdinand, Demokrat yang dipimpin langsung oleh Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat ini masih menjalin komunikasi politik dengan presiden terpilih Joko Widodo.

Baca Juga: Pengamat: 60 Persen Gerindra Ingin Masuk Koalisi Jokowi - Ma'ruf

"Sikap resmi partai Demokrat hingga kini masih dalam tahap komunikasi politik, terutama dengan pihak pak Jokowi sebagai presiden terpilih," ucapnya.

"Komunikasi politik ini akan langsung dipimpin oleh Ketua Umum Partai Demokrat Bapak SBY," kata Ferdinand menambahkan.

Dia juga menegaskan, sikap Partai Demokrat tidak akan dipengaruhi oleh sikap Partai Gerindra meski keduanya pernah satu suara di Pilpres 2019 mendukung paslon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Sikap politik partai Demokrat juga tidak ditentukan dan tidak dipengaruhi oleh keberadaan partai Gerindra. Apabila kelak Gerindra bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi, maka hal itu tidak mempengaruhi keputusan akhir politik partai demokrat," tutup Ferdinand.

Sebelumnya, dalam sebuah pemberitaan Anggota Majelis Tinggi Demokrat Max Sopacua menyebut partainya harus merangkul PAN dan PKS untuk menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokowi lima tahun mendatang. Demokrat harus tampil memimpin barisan oposisi bagi pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: PDIP - Nasdem Pastikan Koalisi Jokowi Masih Solid

Komentar