Disindir Said Didu Jadi Penjilat, Demokrat: Orang Ingkar Didukung Terus?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 26 Juli 2019 | 12:57 WIB
Disindir Said Didu Jadi Penjilat, Demokrat: Orang Ingkar Didukung Terus?
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean terlibat aksi saling sindir dengan mantan pejabat BUMN Said Didu. Sindiran tersebut menjadi sorotan di media sosial.

Awalnya Said Didu melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu membuat cuitan bernada sindiran terhadap mantan timses yang dulunya memberikan dukungan namun kini berbalik menghina sang capres yang sebelumnya didukung.

"Saya 'kagum' terhadap mantan tim sukses yang bisa berubah dari memuji-muji capres yang sebelumnya didukung, tapi sekarang menjadi memaki-maki capres tersebut. Kira-kira orang seperti ini makanannya apa ya?" kata Said Didu seperti dikutip Suara.com, Jumat (26/7/2019)

Meski Said Didu tak menyebut secara jelas siapa sosok yang ia sindir, cuitan tersebut dikomentari oleh Ferdinand Hutahaean. Ia balik menyindir mengenai seseorang yang dianggapnya sudah ingkar dan salah jalan.

"Makannya kebenaran. Masa seseorang yang ingkar dan salah jalan mau terus didukung?" balas Ferdinand Hutahaean.

Tak sampai disitu, Ferdinand Hutahaean juga menyamakannya dengan cebong yang disebut-sebut selalu memuji-muji sosok yang didukungnya. Cebong adalah sebutan yang banyak dipakai untuk melabeli para pendukung Jokowi-Maruf.

"Sama dong sm cebong kalau terus memuji muji?" ungkap Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean dan Said Didu saling sindir (Twitter)
Ferdinand Hutahaean dan Said Didu saling sindir (Twitter)

Untuk diketahui, sejak Pilpres 2019 berakhir dan koalisi Prabowo-Sandi telah dibubarkan, partai-partai eks BPN mulai melakukan lobi politik dengan Jokowi yang terpilih sebagai presiden.

Berbagai sinyal-sinyal dihembuskan oleh partai-partai eks BPN akan bergabung dengan Jokowi, mulai dari PAN, Demokrat hingga Gerindra yang diketuai langsung oleh Prabowo Subianto.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat LIPI ke Jokowi: Jangan Ajak Parpol Kalah Masuk ke Pemerintah

Pengamat LIPI ke Jokowi: Jangan Ajak Parpol Kalah Masuk ke Pemerintah

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:43 WIB

AHY Diserang, Politisi Demokrat: Sudahlah Ted, Ilmumu Cekak Soal Demokrasi

AHY Diserang, Politisi Demokrat: Sudahlah Ted, Ilmumu Cekak Soal Demokrasi

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:29 WIB

Ada Peran BG di Pertemuan Prabowo, Jokowi dan Mega, Ini Kata Pengamat

Ada Peran BG di Pertemuan Prabowo, Jokowi dan Mega, Ini Kata Pengamat

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:16 WIB

Terungkap! Prabowo Sempat Gagal Bertemu Megawati, Akhirnya Begini...

Terungkap! Prabowo Sempat Gagal Bertemu Megawati, Akhirnya Begini...

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

×