Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Manajemen Kurban 2019

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 31 Juli 2019 | 13:21 WIB
Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Manajemen Kurban 2019
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melepas tim pemeriksa hewan kurban di halaman Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Dok : Pemkot Jabar).

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK), mengeluarkan surat edaran kepada kepala daerah di 27 kabupaten/kota di Jabar terkait manajemen kurban. 

Menjelang Iduladha tahun ini, RK ingin memastikan bahwa tidak ada lagi penjualan hewan kurban yang dilakukan di trotoar atau pinggir jalan. Selain mengganggu hak pejalan kaki, penjualan hewan kurban di trotoar juga dinilai mengurangi keindahan kota.

"Hari ini akan mengeluarkan Surat Edaran Gubernur untuk para bupati dan wali kota. Saya ingin, manajemen kurban yang lebih baik tahun ini. Pertama, tidak boleh ada penjualan hewan kurban yang mengganggu ketertiban umum, dengan cara difasilitasi di lapangan, jangan di trotoar yang mengganggu hak pejalan kaki," ujarnya, usai melepas tim pemeriksa hewan kurban di halaman Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (31/7/2019).

Dalam surat edaran tersebur, RK juga bakal mewajibkan konversi penggunaan kantung kresek untuk daging kurban menjadi besek atau daun pisang.

"Saya kira, itu budaya daerah yang layak untuk dikembangkan," tambahnya.

Untuk memaksimalkan penjualan dan memfasilitiasi para muzaki (orang yang wajib membayar zakat) yang terbiasa berbelanja online, RK ingin penjualan hewan kurban pun bisa dilakukan secara online.

Poin edaran berikutnya terkait pendistribusian daging kurban yang harus dilakukan secara merata. RK tidak ingin penumpukan daging kurban ada di perkotaan, tapi harus merata hingga perdesaan yang membutuhkan.

"Pastikan saat distribusinya ada kemerataan. Jangan bertumpuk di kota, tapi daging yang dipotong di kota didistribusikan ke pelosok seperti wilayah Jabar selatan, yang lebih membutuhkan," katanya.

Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Sebanyak 174 orang pemeriksa kesehatan hewan kurban resmi dilepaspada hari yang sama oleh RK. Mereka terdiri dari para dokter PDHI Jabar, mahasiswa kedokteran Unpad, hingga dinas terkait ini bertugas memastikan keamanan, kesehatan, dan kehalalan hewan kurban. 

baca juga

Tim bakal melakukan pemeriksaan hewan kurban sejak H - 14 hingga pelaksanaan pemotongan. Mereka juga telah memberikan pelatihan kepada 1.800 pengurus DKM dan panitia pemotongan kurban.

RK berharap, proses kurban di Jabar tahun ini berjalan lancar. Setiap tahunnya, rata-rata Jabar menyiapkan hewan kurban sebanyak seperempat juta ekor.

"Saya ingin, tahun ini proses kurban lancar karena itu semua hewan harus dipastikan sehat, aman dan halal. Hewan masih didominasi oleh domba, kemudian sapi dan kambing," tutur RK.

Menurutnya, jumlah hewan kurban yang banyak merupakan bukti bahwa ekonomi Jabar sedang membaik. Jumlah Muslim di Jabar sendiri berjumlah 45 juta orang lebih, dari hampir 50 juta total jumlah penduduk.

RK mengatakan, per April 2019, jumlah warga miskin di Jabar berkurang 230 ribu orang. Ia berharap, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, sehingga jumlah hewan kurban makin banyak dan penerima bisa semakin berkurang.

"Saya laporkan juga per April 2019, jumlah warga miskin di Jabar berkurang 230 ribu orang. Ini adalah sebuah progres, yang kalau dihubungkan dengan kurban ada korelasinya. Mudah-mudahan makin hari tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat, dengan kurban yang makin banyak dan berkurangnya penerima kurban," tutup RK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Copot Jabatan Iwa Karniwa, KPK: Biar Tak Ada Rugikan Dua Sisi

Ridwan Kamil Copot Jabatan Iwa Karniwa, KPK: Biar Tak Ada Rugikan Dua Sisi

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 23:43 WIB

Lagu Diputar di Lampu Merah, Ridwan Kamil: Kalau Warga Depok Terima Silakan

Lagu Diputar di Lampu Merah, Ridwan Kamil: Kalau Warga Depok Terima Silakan

Jabar | Kamis, 18 Juli 2019 | 07:47 WIB

Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Isu Lokal, Silakan Saja

Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Isu Lokal, Silakan Saja

Jabar | Rabu, 17 Juli 2019 | 12:26 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Pastikan Bakal Tutup BUMD yang Bermasalah

Gubernur Ridwan Kamil Pastikan Bakal Tutup BUMD yang Bermasalah

Jabar | Rabu, 10 Juli 2019 | 18:20 WIB

Ojol Pakai Motor Listrik? Inilah Usulan Pak Gub Jabar

Ojol Pakai Motor Listrik? Inilah Usulan Pak Gub Jabar

Otomotif | Sabtu, 06 Juli 2019 | 06:10 WIB

Musim Kemarau Hingga September, Ridwan Kamil Minta Warganya Hemat Air

Musim Kemarau Hingga September, Ridwan Kamil Minta Warganya Hemat Air

Jabar | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:59 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×