Pemerintah Minta Pemimpin Gereja Ajak Umat untuk Tidak Eksklusif

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:41 WIB
Pemerintah Minta Pemimpin Gereja Ajak Umat untuk Tidak Eksklusif
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di seminar kepemimpinan Kristen untuk para pemimpin di gereja dan dunia kerja, International Full Gospel Fellowship (IFGF) Conference 2019. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berharap para pemimpin gereja bisa semakin gencar menyebarkan nilai-nilai positif untuk kemajuan bangsa dan negara. Pasalnya, hal itu juga telah diamanatkan dalam ideologi Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko setelah menjadi pembicara di seminar kepemimpinan Kristen untuk para pemimpin di gereja dan dunia kerja, International Full Gospel Fellowship (IFGF) Conference 2019 yang digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/8/2019)

"Saya pikir beliau-beliau ini adalah orang yang membawa kebaikan dan kebajikan kepada umatnya, untuk itu harapan pemerintah supaya tidak eksklusif, kita menjadi bagian dari bangsa yang membuka diri bisa membangun semangat atau motivasi kepada masyarakat agar memiliki jiwa yang besar. Agar kita semuanya terbebas dari kungkungan yang sekian lama menjadi bangsa yang terjajah," kata Moeldoko kepada Suara.com.

Mantan Panglima TNI itu menjamin pemerintah telah memberikan keleluasaan bagi setiap agama untuk berbuat baik dalam berkehidupan di Indonesia.

"Ya saya pikir pemerintah telah memberikan akses seluas-luasnya terhadap pengembangan agama, karena itu juga bagian dari Pancasila. Untuk itu ini salah satu upaya untuk mengarus utamakan Pancasila," ucap Moeldoko

Moeldoko kemudian berharap seluruh tokoh agama apapun termasuk pemimpin gereja untuk saling memperkuat karakter bangsa Indonesia yang beragam.

"Kehadiran para pemimpin gereja ini sungguh bisa memberikan kontribusi dalam hal itu, dalam konteks memperkuat ideologi dan karakter bangsa dan sebagainya, dan itu sejalan dengan apa yang dipikirkan pemerintah," tegasnya.

Untuk diketahui, hingga kini seminar IFGF yang dirintis oleh Jimmy Oentoro telah melatih puluhan ribu pemimpin Kristen.

Kali ini diharapkan sekitar 3.000 pemimpin dari seluruh Indonesia, dan dari 40 negara lainnya akan hadir. Seperti dari USA, Belanda, Jepang, New Zealand, Pakistan, Nepal, India, Uganda, dan beberapa negara lain.

Menurut Jimmy Oentoro, maju tidaknya sebuah organisasi, bahkan kualitas sebuah bangsa, terletak pada pundak para pemimpinnya.

“IFGF Conference mendukung gereja-gereja lokal untuk membangkitkan para pemimpin baru dan membangun bangsa melalui para pemimpinnya,” kata Jimmy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berteman dengan Moeldoko dan Jokowi, Arief Poyuono: Gerindra Urusan Prabowo

Berteman dengan Moeldoko dan Jokowi, Arief Poyuono: Gerindra Urusan Prabowo

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:28 WIB

Usai Temui Moeldoko, Arief Poyuono: Enggak Memperjuangkan Apa-apa

Usai Temui Moeldoko, Arief Poyuono: Enggak Memperjuangkan Apa-apa

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:38 WIB

Klaim Temui Moeldoko Urusan Pribadi, Arief Poyuono: Saya Kawan Pak Jokowi

Klaim Temui Moeldoko Urusan Pribadi, Arief Poyuono: Saya Kawan Pak Jokowi

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:32 WIB

Bertemu Moeldoko, Arief Poyuono: Bicara Tahu, Tempe Bacem dan Urap Sayur

Bertemu Moeldoko, Arief Poyuono: Bicara Tahu, Tempe Bacem dan Urap Sayur

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:21 WIB

Waketum Gerindra Bantah Bahas Kabinet saat Makan Siang dengan Moeldoko

Waketum Gerindra Bantah Bahas Kabinet saat Makan Siang dengan Moeldoko

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:57 WIB

Arief Poyouno Temui Moeldoko, Dahnil Anzar: Bukan Utusan Prabowo

Arief Poyouno Temui Moeldoko, Dahnil Anzar: Bukan Utusan Prabowo

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:01 WIB

Terkini

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:42 WIB

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB