Mati Lampu Massal, YLKI: PLN Harus Ganti Rugi Konsumen

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 Agustus 2019 | 14:29 WIB
Mati Lampu Massal, YLKI: PLN Harus Ganti Rugi Konsumen
Ilustrasi: Mati lampu. (Shutterstock)

Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Perusahaan Listrik Nasional (PLN) memberikan kompensasi kepada masyarakat akibat pemadaman listrik dengan waktu yang lama. PLN harus memikirkan kerugian yang dialami masyarakat sebagai konsumen atas pemadaman tersebut.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan pihak PLN mesti menjelaskan penyebab padamnya listrik yang terjadi di sejumlah daerah di pulau Jawa.

"YLKI meminta PT PLN memberikan kompensasi pada konsumen, bukan hanya berdasar regulasi teknis yang ada, tetapi berdasar kerugian riil yang dialami konsumen akibat pemadaman ini," kata Tulus dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/8/2019).

Tulus kemudian menerangkan bahwa pemadaman listrik khususnya di Jabodetabek merugikan seluruh konsumen rumah tangga. Namun, bukan hanya konsumen rumah tangga saja yang dianggap mengalami kerugian, akan tetapi juga pelaku usaha.

Menarik dari hal tersebut, YLKI memandang adanya sinyal buruk bagi daya tarik investasi di Jakarta bahkan Indonesia.

"Kalau di Jakarta saja seperti ini, bagaimana di luar Jakarta, dan atau di luar Pulau Jawa?," ujarnya.

Dengan demikian, YLKI sangat menyesalkan terkait dengan adanya pemadaman listrik yang dilakukan PLN selama lebih dari 8 jam tersebut.

YLKI menilai kalau ada infrastruktur pembangkit PT. PLN yang belum handal. Dengan demikian YLKI menyarankan kepada pemerintah untuk tidak hanya terus menambah kapasitas pembangkit PLN, akan tetapi juga mesti meningkatkan keandalan pembangkit listriknya.

"Program pemerintah seharusnya bukan hanya menambah kapasitas pembangkit PLN, tetapi juga harus meningkatkan keandalan pembangkit PT PLN, dan infrastruktur pendukung lainnya, seperti transmisi, gardu induk, gardu distribusi, dan lain-lain," tandasnya.

baca juga

Sebelumnya, PLN melalui akun Twitternya, @_pln_id mengunggah permohonan maaf akibat gangguan listrik yang padam secara massal pada Minggu (4/8/2019).

"Dear Electrizen, Mohon maaf atas gangguan listrik di Jawa Bagian Barat yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan beberapa daerah di Jawa Tengah. Hingga pukul 21.30 WIB, listrik di beberapa wilayah," tulis PLN.

Pada cuitan sebelumnya, PLN juga turut menyertakan #Blackout disertai dengan unggahan gambar permohonan maaf.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya #Blackout https://t.co/HvErn2lX0e," cuitnya.

Untuk diketahui, ganguan listrik padam secara massal selama lebih dari 8 jam di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain di Pulau Jawa.

Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sripeni Inten Cahyani, memastikan peristiwa tersebut bukan karena adanya sabotase. Inten menegaskan bahwasanya tidak ada faktor politis di balik peristiwa gangguan listrik padam tersebut.

"Kami menilai tak ada sabotase atau politis dalam peristiwa ini. Kami menilai peristiwa ini murni karena persoalan teknis,” kata Inten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Negara Lain Listrik Mati Direksinya Mundur, Indonesia?

Di Negara Lain Listrik Mati Direksinya Mundur, Indonesia?

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:59 WIB

Jualan Bensin Eceran saat Jakarta Blackout, Dado Tersambar Api dari Lilin

Jualan Bensin Eceran saat Jakarta Blackout, Dado Tersambar Api dari Lilin

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:49 WIB

Plt Dirut PLN Beberkan Penyebab Listrik Mati, Jokowi: Cepat Perbaiki

Plt Dirut PLN Beberkan Penyebab Listrik Mati, Jokowi: Cepat Perbaiki

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:44 WIB

Listrik Mati, Anies Baswedan Soroti Kulkas dan Makanan Basi

Listrik Mati, Anies Baswedan Soroti Kulkas dan Makanan Basi

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:40 WIB

Mati Listrik Berjam-jam, Fadli Zon: Ciri-ciri Negara Salah Urus

Mati Listrik Berjam-jam, Fadli Zon: Ciri-ciri Negara Salah Urus

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:29 WIB

Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran

Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Indosat Klaim Layanannya Mulai Normal Setelah Ditumbangkan PLN

Indosat Klaim Layanannya Mulai Normal Setelah Ditumbangkan PLN

Tekno | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:13 WIB

Listrik Mati, 4 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta

Listrik Mati, 4 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:11 WIB

Listrik Mati Berjam-jam, Arief Puyuono: Copot Semua Direksi PLN

Listrik Mati Berjam-jam, Arief Puyuono: Copot Semua Direksi PLN

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Direktur Utama PLN: Mudah-mudahan Listrik Kembali Normal Malam Ini

Direktur Utama PLN: Mudah-mudahan Listrik Kembali Normal Malam Ini

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 12:59 WIB

Terkini

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen

Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Dari Asisten Virtual hingga BRImo, BRI Hadirkan Layanan Nasabah yang Praktis

Dari Asisten Virtual hingga BRImo, BRI Hadirkan Layanan Nasabah yang Praktis

Bali | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:40 WIB

A Dog's Perfect Christmas: Kisah Anjing Bantu Keluarga Pulih dari Duka

A Dog's Perfect Christmas: Kisah Anjing Bantu Keluarga Pulih dari Duka

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan

Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:37 WIB

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital

Kalbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Lagu Indonesia Raya dan Suara Suporter di GBK Membekas di Hati Joey Pelupessy: Luar Biasa!

Lagu Indonesia Raya dan Suara Suporter di GBK Membekas di Hati Joey Pelupessy: Luar Biasa!

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB

Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Pramono Siap Tata Kampung Ambon hingga Kampung Boncos, Tanah Abang Jadi Contoh

Pramono Siap Tata Kampung Ambon hingga Kampung Boncos, Tanah Abang Jadi Contoh

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan Bahasa Asing di Olimpiade Karang Taruna

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan Bahasa Asing di Olimpiade Karang Taruna

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:28 WIB

×