Polisi Telisik Dugaan Sabotase di Balik Insiden Mati Lampu Massal

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:15 WIB
Polisi Telisik Dugaan Sabotase di Balik Insiden Mati Lampu Massal
Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Aparat kepolisian masih menelisik penyebab pemadaman listrik massal yang terjadi di Jakarta, Banten dan sebagian daerah di Jawa Barat pada Minggu (4/8/2019). Dari penyelidikan sementara, polisi menduga unsur sabotase menjadi penyebab pemadaman listik massal tersebut.

"Faktor human, itupun akan didalami. Sangat mungkin perbuatan melawan hukum mungkin ada sabotase," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (7/8/2019).

Hingga kekinian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti pemadaman listrik massal tersebut. Musababnya, pihak kepolisian masih memerlukan proses pengungkapan yang kompleks, salah satunya bantuan para ahli.

"Artinya tim butuh proses yang cukup panjang. Dari bukan hanya dari Mabes, tapi juga pakar dan ahli sesuai kompetensi masing-masing. Dari investigasi itu, baru dibuat kesimpulan," sambungnya.

Dari hasil sementara keterangan empat saksi pihak PT PLN Persero menyatakan bahwa faktor alam menjadi dugaan penyebab terjadinya mati listrik massal.

"Yang dilakukan untuk penyelidikan awal dari hasil keterangan empat petugas PT, salah satu faktornya penyebab utamanya alam. Karena diassesment juga dari Semarang, perbatasan Jateng," katanya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat murka terkait adanya pemadaman listrik massal di Jakarta dan daerah lain. Luapan emosi itu ditumpahkan Jokowi ketika menyantroni petinggi PLN di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Nada bicara dan raut wajah emosi terlihat saat Jokowi mendengarkan paparan dari petinggi PLN. Karena terlalu panjang, Jokowi pun meminta penjelasan yang sederhana.

"Bapak, Ibu, semuanya kan orang pintar-pintar apalagi urusan listrik. Sudah bertahun tahun. Apakah tidak dihitung? Apakah tidak dikalkukasi kalau akan ada kejadian-kejadian? Sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop?" kata Jokowi di Kantor PLN Pusat.

Jokowi mengatakan mati lampu massal sangat merugikan konsumen. Selain itu merusak reputasi PLN.

baca juga

Dia mengatakan mengatakan pemadaman listrik massa yang terjadi tidak hanya merusak reputasi PT PLN (Persero). Selain itu membahayakan transportasi umum.

"Saya tahu itu tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transpotasi umum MRT misalnya sangat berbahaya sekali," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Minta Waktu Investigasi Blackout, Fadli Zon: Seminggu Dua Minggu Cukup

PLN Minta Waktu Investigasi Blackout, Fadli Zon: Seminggu Dua Minggu Cukup

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 12:59 WIB

Cerita JK Mati Gaya saat Blackout: Nonton TV dan Telepon Enggak Bisa

Cerita JK Mati Gaya saat Blackout: Nonton TV dan Telepon Enggak Bisa

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:34 WIB

Listik Mati Disebut Musibah, PLN Tak Berani Jamin Blackout Tak Terulang

Listik Mati Disebut Musibah, PLN Tak Berani Jamin Blackout Tak Terulang

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:20 WIB

Ganti Rugi, PLN Kasih Diskon Tagihan Listrik Konsumen Bulan Agustus

Ganti Rugi, PLN Kasih Diskon Tagihan Listrik Konsumen Bulan Agustus

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:19 WIB

Jokowi Akan Digugat karena Mati Lampu Massal Jakarta, Banten dan Jabar

Jokowi Akan Digugat karena Mati Lampu Massal Jakarta, Banten dan Jabar

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:09 WIB

Klaim Ikut Susah saat Jakarta Blackout, JK: Tiba-tiba Merasa Sendiri

Klaim Ikut Susah saat Jakarta Blackout, JK: Tiba-tiba Merasa Sendiri

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:08 WIB

Mati Lampu Massal, Ombudsman Panggil Direksi PLN Kamis Besok

Mati Lampu Massal, Ombudsman Panggil Direksi PLN Kamis Besok

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:58 WIB

Rocky Gerung Cibir PLN dan Jokowi: Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Kolam

Rocky Gerung Cibir PLN dan Jokowi: Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Kolam

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:56 WIB

Soal Listrik Padam, Jonan Bungkam, Wamen: Hari Ini Bahas Perizinan Online

Soal Listrik Padam, Jonan Bungkam, Wamen: Hari Ini Bahas Perizinan Online

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:26 WIB

Mati Lampu Massal karena Pohon Sengon? Ini Kata Plt Dirut PLN

Mati Lampu Massal karena Pohon Sengon? Ini Kata Plt Dirut PLN

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:22 WIB

Terkini

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

×