Masalah Khilafah Nubuwwah FPI, Din Syamsuddin Minta Dikaji Mendalam

Pebriansyah Ariefana, Stephanus Aranditio

Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:06 WIB
Masalah Khilafah Nubuwwah FPI, Din Syamsuddin Minta Dikaji Mendalam
Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno dan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyampaikan keterangan mengenai penunjukan dirinya sebagai utusan khusus presiden, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10).

Suara.com - Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan pemerintah untuk menkaji secara mendalam nilai Khilafah Nubuwwah yang terdapat dalam AD/ART ormas Front Pembeka Islam (FPI).

Menurut Din, nilai-nilai khilafah nubuwwah yang dianut FPI tidak bermasalah jika masih dalam kerangka Pancasila.

"Saya tidak tahu (khilafah nubuwwah di FPI) coba saja kaji, ya selama itu berdasarkan Pancasila, semuanya harus berdasarkan Pancasila, itu syaratnya, bahwa kemudian ada wawasan apapun istilahnya tapi harus tetap dalam kerangka pancasila," kata Din Syamsuddin saat ditemui Suara.com di acara Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Selain itu, Din juga menyoroti berbagai aliran organisasi masyarakat yang tidak terdaftar di pemerintahan namun berkembang pesat menyebarkan paham-paham yang bertolak belakang dengan Pancasila.

"Negara juga harus berkeadilan, jangan sikap represif otoriternya itu hanya dihadapkan kepada kelompok islam, sementara isme-isme yang bertentangan dengn Pancasila yang menguasai ini dibiarkan saja, banyak isme-isme yang betentangan dengan Pancasila, nah itu keteradilan, dan keteradilan itu sejalan dengan Pancasila, keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Untuk diketahui, FPI saat ini sedang mengurus perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ormas di Kementerian Dalam Negeri.

Pihak Kemendagri mengungkapkan ada beberapa syarat yang belum dipenuhi oleh FPI sehingga sampai saat ini SKT tersebut belum juga terbit meski sudah habis sejak 20 Juli 2019.

Kemendagri menegaskan permasalahan ini hanya masalah adminisratif saja, tidak ada batas waktu maksimal bagi FPI untuk memperpanjang izin tersebut.

Namun, tokoh 212 Slamet Ma'arif menduga tertahannya SKT tersebut lantaran pemerintah masih mempersoalkan salah satu poin dalam AD/ART FPI terkait Khilafah Nubuwwah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampilan Seksi Cinta Laura Bikin Heboh, Ibunda Minta Maaf

Penampilan Seksi Cinta Laura Bikin Heboh, Ibunda Minta Maaf

Entertainment | Rabu, 07 Agustus 2019 | 21:38 WIB

Moeldoko Tolak Berdialog dengan FPI, PA 212: Lucu, Kok Negarawan Gitu?

Moeldoko Tolak Berdialog dengan FPI, PA 212: Lucu, Kok Negarawan Gitu?

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 17:49 WIB

FPI Minta JFC Dihentikan, Wabup Jember: Mari Kita Perbaiki Bersama

FPI Minta JFC Dihentikan, Wabup Jember: Mari Kita Perbaiki Bersama

Jatim | Rabu, 07 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Enzo Zenz Allie Akan Dipecat dari TNI Jika Benar Pernah Bawa Bendera Tauhid

Enzo Zenz Allie Akan Dipecat dari TNI Jika Benar Pernah Bawa Bendera Tauhid

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:56 WIB

FPI Tolak Jember Fashion Carnaval Karena Maksiat dan Haram

FPI Tolak Jember Fashion Carnaval Karena Maksiat dan Haram

Jatim | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:07 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Minta Seluruh Kepala Sekolah Rakyat Lakukan Pengawasan Penuh Pada Murid-Murid

Mensos Gus Ipul Minta Seluruh Kepala Sekolah Rakyat Lakukan Pengawasan Penuh Pada Murid-Murid

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:13 WIB

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 09:05 WIB

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 09:04 WIB

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:02 WIB

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 09:01 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:54 WIB

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:53 WIB

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 08:50 WIB

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:48 WIB

×