Gelar Kongres Sebelum Jokowi Umumkan Kabinet, Najib: PDIP dan Mega Cerdas

Reza Gunadha

Senin, 12 Agustus 2019 | 18:18 WIB
Gelar Kongres Sebelum Jokowi Umumkan Kabinet, Najib: PDIP dan Mega Cerdas
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - PDIP dan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, dinilai cerdas karena menggelar kongres sebelum presiden dan wakil presiden terpilih, Jokowi – Maruf Amin, mengumumkan nama-nama kabinetnya.

Najib Attamimi, Chairman John Caine Center (JCC), menilai Megawati menampakkan sosok berkualitas dan berjiwa kenegarawanan saat berpidato pada acara pembukaan Kongres V PDIP di Bali.

Dalam pidatonya di hadapan Presiden Jokowi, Megawati secara tegas membeberkan soal sikap PDIP terkait pengisian kabinet Jokowi – Maruf Amin untuk lima tahun ke depan.

Najib menilai, idealnya, semua parpol, seharusnya menggelar kongres atau musyawarah tertinggi sebelum nama-nama Kabinet Jokowi difinalisasi.

“Tujuannya, supaya tidak mengganggu nama-nama yang sudah dipilih oleh Presiden Jokowi nantinya, karena faktor internal parpol,” jelas Najib Attamimi di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Pidato Megawati dalam kongres itu dinilai negatif sejumlah pihak, karena terang-terangan meminta jatah kursi menteri kepada Jokowi.

Namun, Najib menilai pidato Megawati itu justru cerdas, tepat, dan tega. “Tegas karena Megawati langsung menyampaikan permintaan PDIP di forum tertinggi partai, yakni di forum kongres.”

Setelah Megawati menyampaikan semua keinginan partai di hadapan Presiden Jokowi, langsung dijawab secara tegas oleh yang bersangkutan.

“Seperti itu, tidak pernah dilakukan oleh Jokowi di partai lainnya. Partai lainnya masih malu-malu mau menyampaikan permintaannya kepada Presiden Jokowi. Ketegasan Jokowi juga menunjukkan loyalitasnya sebagai kader PDIP,” nilai Najib.

baca juga

Sikap Megawati dan Presiden Jokowi itu katanya, patut diacungi jempol. Keduanya menampakkan sosok negarawannya di publik.

Najib menilai, permintaan PDIP di kursi kabinet dengan jatah terbanyal sangat masuk akal dan logis karena partai itu pemenang Pemilu 2019.

PDIP saat ini, analisis Najib, jelas sudah final mengantongi nama-nama kadernya yang akan diusulkan kepada Presiden Jokowi untuk duduk di Kabinet.

“Di internal partai sudah beres, tinggal bekerja mendukung program pemerintah anntinya. Itu strategi yang cedas dan tepat,” nilainya.

Menyikapi sikap partai lainnya yang belum menggelar kongres, muktamar atau munas, Najib menilai kurang peka dan bahkan tidak cerdas dan tepat.

“Mungkin, masih ada setumpuk masalah atau konflik di internal partai yang belum selesai. Yang jelas, jika dilakukan setelah pembentukan Kabinet, sangat tidak strategis,” tegasnya lagi.

Selanjutnya, Najib juga menyindir sosok Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok atau BTP yang hadir dan sudah resmi menjadi kader PDI Perjuangan dan hadir di tengah-tegah Kongres.

“Saya hanya bisa memberi saran, jika sudah jadi kader PDI Perjuangan, harus banyak belajar soal politik di partai. Jangan membuat masalah baru. Karena dia sudah pernah masuk di beberapa partai. Seperti di Golkar, Gerindra dan sekarang di PDI Perjuangan,” katanya.

Saatnya Ahok banyak belajar bagaimana menjadi politisi yang bijaksana. “Harus jaga nama baik PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri. Dia harus belajar menahan diri dan berpolitik yang baik dan beretika,” pesan Najib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politikus Demokrat Sindir Megawati, PDIP: Jangan Disamakan dengan Zaman SBY

Politikus Demokrat Sindir Megawati, PDIP: Jangan Disamakan dengan Zaman SBY

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 14:09 WIB

Sebut Gerindra Belum Merapat ke Jokowi, Rachmawati: Perkenalan Itu Biasa

Sebut Gerindra Belum Merapat ke Jokowi, Rachmawati: Perkenalan Itu Biasa

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 13:55 WIB

Isu Penumpang Gelap, Ferdinand Curiga Diciptakan untuk Ambil Hati Megawati

Isu Penumpang Gelap, Ferdinand Curiga Diciptakan untuk Ambil Hati Megawati

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 09:04 WIB

Akhirnya Prananda Prabowo Bicara soal Politik di Hadapan Media Massa

Akhirnya Prananda Prabowo Bicara soal Politik di Hadapan Media Massa

Bisnis | Minggu, 11 Agustus 2019 | 15:06 WIB

Usai Kongres di Bali, PDIP Potong 30 Kambing Kurban

Usai Kongres di Bali, PDIP Potong 30 Kambing Kurban

News | Minggu, 11 Agustus 2019 | 12:34 WIB

Siswi Pintar Aceh Menangis Kelaparan dan 4 Berita Populer Lainnya

Siswi Pintar Aceh Menangis Kelaparan dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Minggu, 11 Agustus 2019 | 08:10 WIB

PDIP: Bukan Mau Sombong, Kami Mau Hattrick Menang Pemilu 2024 Bos

PDIP: Bukan Mau Sombong, Kami Mau Hattrick Menang Pemilu 2024 Bos

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:55 WIB

Terkini

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:05 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:43 WIB

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

×