Mata Wanita Demonstran Hong Kong Tertembak, Polisi Membantah

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:34 WIB
Mata Wanita Demonstran Hong Kong Tertembak, Polisi Membantah
Aksi protes di Hong Kong berakhir dengan kericuhan pada Minggu (21/7/2019) malam. (AFP)

Suara.com - Mata seorang wanita muda di Hong Kong dilaporkan tertembak polisi, Minggu (11/8/2019) malam, saat unjuk rasa.

Foto-fotonya pun sudah menjamur di media sosial. Pada foto itu terlihat, seorang wanita terbaring di trotoar dengan wajah berlumuran darah.

Sementara foto lainnya menunjukkan, peluru beanbag menyangkut di kacamata pelindung, yang disebut-sebut ditemukan di sebelah korban.

Dikutip SUARA.com dari Straits Times, wanita yang tidak disebutkan namanya itu merupakan salah satu dari ribuan pengunjuk rasa yang memenuhi jalan-jalan Tsim Sha Tsui pada Minggu malam.

Namun, ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa dia adalah seorang pekerja medis.

Diduga, peluru beanbag yang ditembakkan polisi telah mengenai matanya hingga terluka parah.

Ia pun segera mendapat perawatan darurat di lokasi kejadian, lalu menjalani operasi di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Yau Ma Tei pada Senin (12/8/2019) dini hari.

Surat kabar berbahasa China Ming Pao, mengutip sumber-sumber dari rumah sakit, melaporkan, bola mata kanan korban pecah, dan kelopak mata kanan serta rahang atasnya juga rusak.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa lukanya benar-benar serius," tulis South China Morning Post, mengutip seorang dokter di rumah sakit itu.

baca juga

Perseteruan yang kian brutal antara warga Hong Kong dan aparat keamanan ini dibenarkan oleh salah satu koordinator lapangan (korlap) aksi unjuk rasa itu.

Namun, menurut keterangannya pada SUARA.com, polisi Hong Kong dan pemerintah China membantah adanya insiden tersebut.

"Itu baru saja terjadi Minggu kemarin, dan polisi membantahnya, begitu juga pemerintah China. Malah mereka menggunakan berita palsu untuk mencuci otak orang-orang di daratan China," kata wanita yang meminta diidentifikasi sebagai 'Karenina' itu.

Ia mengatakan, Hong Kong kini sudah jauh berbeda, tak lagi demokratis seperti dulu.

"Siswa dan warga biasa di sini sebenarnya masih hidup aman dan damai dengan adanya aksi protes, hanya saja polisi dan pemerintah yang gila-gilaan. Mereka mengacaukan segalanya dan menuntut orang-orang yang melanggar aturan," ungkap Karenina.

"Sangat sedih dan kecewa dengan pemerintah di sini. Saat ini mereka bisanya cuma menyembah-nyembah China," imbuhnya.

Diberitakan The Guardian sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak RUU ekstradisi telah dimulai sejak awal Juni.

Para demonstran menyerukan protes terhadap rencana pemerintah Hong Kong untuk memberlakukan undang-undang yang akan mengizinkan ekstradisi, atau penyerahan pelaku kejahatan, ke China.

Mereka khawatir terhadap sistem pengadilan China, di mana perlindungan hukumnya tidak dapat dijamin dan kerap dipolitisasi.

Selain itu, mereka juga menuntut polisi membatalkan semua tuduhan terhadap pengunjuk rasa, juga memaksa Carrie Lam mundur, lalu diadakan pemungutan suara untuk memilih pemerintah baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Kecam Aksi Kekerasan di Hong Kong, Desak Penyelesaian Dialog

Inggris Kecam Aksi Kekerasan di Hong Kong, Desak Penyelesaian Dialog

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:36 WIB

Bentrok di Bandara Hong Kong, Massa Sandera Seorang Wartawan China

Bentrok di Bandara Hong Kong, Massa Sandera Seorang Wartawan China

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:42 WIB

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:13 WIB

Bentrok di Bandara Hong Kong Pecah, Penerbangan Dihentikan

Bentrok di Bandara Hong Kong Pecah, Penerbangan Dihentikan

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 07:42 WIB

Kemenlu Terbitkan Imbauan WNI Tunda Bepergian ke Hong Kong

Kemenlu Terbitkan Imbauan WNI Tunda Bepergian ke Hong Kong

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 05:27 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×