Bentrok di Bandara Hong Kong, Massa Sandera Seorang Wartawan China

Bangun Santoso
Bentrok di Bandara Hong Kong, Massa Sandera Seorang Wartawan China
Aksi protes di Hong Kong berakhir dengan kericuhan pada Minggu (21/7/2019) malam. (AFP)

Pimred Global Times China sebelumnya mengunggah video seorang wartawannya sempat diikat oleh para pengunjuk rasa

Suara.com - Seorang wartawan Global Times China ditahan oleh massa di bandara Hong Kong pada Selasa sebelum akhirnya diselamatkan oleh aparat kepolisian, menurut keterangan pimpinan redaksi surat kabar itu.

"Wartawan Global Times, Fu Guohao, diselamatkan oleh polisi dan dibawa ke rumah sakit. Kami masih memantau kondisi lukanya," cuit Hu Xijin di akun Twitter http://bit.ly/2YW04rd.

Global Times merupakan tabloid yang berada di bawah naungan People's Daily milik Partai Komunis Berkuasa.

Pada cuitan sebelumnya, Hu mengunggah rekaman video dan mengatakan bahwa Fu diikat oleh para demonstran.

Reuters sebelumnya melaporkan, polisi dan pengunjuk rasa bentrok di bandara internasional Hong Kong pada Selasa (13/8) malam setelah penerbangan untuk hari kedua terganggu dan krisis politik di bekas jajahan Inggris tersebut semakin parah.

Di hari kedua kerusuhan di bandara, ribuan pengunjuk rasa berpakaian hitam menduduki terminal sambil meneriakkan dan menyanyikan yel-yel serta membentangkan spanduk.

Bentrokan pecah setelah satu orang yang mengalami luka dievakuasi dari terminal utama oleh petugas medis setelah sempat ditahan oleh sekelompok pengunjuk rasa. Beberapa pegiat mengaku korban adalah aparat kepolisian China daratan yang melakukan penyamaran.

Sejumlah kendaraan polisi dihadang oleh pengunjuk rasa dan polisi anti huru-hara pun bergerak, memukul mundur massa dan menggunakan semprotan merica. Seorang polisi mengeluarkan pistol di salah satu kesempatan.

Pengunjuk rasa juga memblokade beberapa lorong di bandara dengan troli bagasi, palang logam dan sejumlah benda lainnya. Sedikitnya dua pengunjuk rasa dibawa pergi oleh aparat.

Situasi akhirnya mereda setelah beberapa jam kemudian.

Aksi di bandara tersebut terjadi menyusul penutupan bandara yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Senin. Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan operasi penerbangan mengalami "gangguan parah" pada Selasa dan penumpang yang hendak berangkat tak dapat mendatangi ruang imigrasi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS