Gerakan Suluh Kebangsaan Rumuskan Strategi Hadapi Radikalisme

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 17:08 WIB
Gerakan Suluh Kebangsaan Rumuskan Strategi Hadapi Radikalisme
Gerakan Suluh Kebangsaan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Gerakan Suluh Kebangsaan menggelar diskusi untuk membahas rencana menghadapi radikalisme. Nantinya, masing-masing tokoh akan membuat skenario rencana untuk dapat mewujudkan rencana tersebut.

Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD menerangkan setidaknya ada 15 tokoh yang juga pakar pada bidangnya masing-masing akan ikut dalam diskusi tertutup tersebut. Semuanya akan merumuskan langkah-langkah terbaik untuk menangkal radikalisme dari sudut pandang segala bidang.

"Radikalisme itu adalah satu gerakan mengganti sistem yang sudah mapan dan disepakati mengganti ideologi dengan cara-cara tidak demokratis," kata Mahfud di Hotel JS Luwansa, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019).

Mahfud menerangkan bahwa salah satu alasan skenario itu akhirnya dibuat ialah karena kondisi negara saat ini, di mana sempat terpecah akibat perbedaan pilihan dalam Pemilihan Presiden 2019. Betapa mudahnya mewujudkan permusuhan hanya karena perbedaan pemikiran politik sehingga menjadi perhatian khusus dari Gerakan Suluh Kebangsaan.

"Nah itu sangat berbahaya dan pupuk untuk menyuburkan pandangan radikal seperti itu sekarang sudah banyak tiba-tiba muncul," ujarnya.

Kemudian ia juga mencontohan adanya pesantren yang bisa terbilang ekslusif karena tidak mudah semua orang dapat masuk ke pesantren itu. Namun, pesantren itu terlihat banyak pengikutnya.

"Sangat ekslusif orang tidak boleh masuk, tidak boleh orang hormat bendera, menganggap burung garuda yang dibuat dari kayu itu patung yang dulu harus diperintahkan untuk dimusnahkan," tuturnya.

Kemudian juga Mahfud mencontohkan orang yang mengikuti gerakan radikal. Ada segelintir orang yang baru belajar agama Islam, kemudian menganggap dirinya mampu membaca Alquran berusaha untuk menafsirkan segala hal, padahal dirinya tidak paham dengan arti yang ditafsirkannya. Ketika ada orang yang puluhan tahun mencoba memberikan koreksi, 'anak baru' itu malah marah dan mengkafirkan segalanya.

"Orang yang biasanya banyak pengikut gerakan radikal ini org yang baru belajar Islam itu dengan belajar baca Al Quran," ucapnya.

baca juga

"Cara cepat belajar Alquran baca tiga hari sudah bisa baca (bahasa) Arab tapi tidak tahu maksudnya, tidak tahu nahusurohnya tiba-tiba membuat tafsir di berbagai medsos," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Kaget Rumah AR Terduga Teroris di Solo Digeledah Densus

Warga Kaget Rumah AR Terduga Teroris di Solo Digeledah Densus

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 15:49 WIB

Enzo Sah Jadi Taruna Akmil, Mahfud MD: Sudah Dijamin TNI Bersih

Enzo Sah Jadi Taruna Akmil, Mahfud MD: Sudah Dijamin TNI Bersih

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:15 WIB

Kominfo Klaim Sudah Blokir 11.800 Situs Terorisme sejak 2009

Kominfo Klaim Sudah Blokir 11.800 Situs Terorisme sejak 2009

Tekno | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:17 WIB

Enzo Akmil Taruna Blasteran Perancis Terpapar Radikalisme? Ini Kata TNI

Enzo Akmil Taruna Blasteran Perancis Terpapar Radikalisme? Ini Kata TNI

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:43 WIB

TNI Bentuk Koopssus, Polri: Densus  88 Antiteror Fokus Penegakan Hukum

TNI Bentuk Koopssus, Polri: Densus 88 Antiteror Fokus Penegakan Hukum

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 16:02 WIB

Terkini

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:34 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:20 WIB

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×