Ceramah Salib UAS Viral, Politikus Nasdem: Negara Harus Cepat Bertindak

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 12:26 WIB
Ceramah Salib UAS Viral, Politikus Nasdem: Negara Harus Cepat Bertindak
Ustaz Abdul Somad [Instagram/ustadzabdulsomad]

Suara.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah membuat geger media sosial karena video ceramahnya soal simbol agama Kristen dan Katolik viral.

Salah satu orang yang mengunggahnya adalah pengguna akun Twitter @P3nj3l4j4h.

Sejak dibagikan pada Jumat (16/8/2019), cuitan @P3nj3l4j4h itu langsung menuai banyak komentar dan telah di-retweet lebih dari 1.900 kali.

Video tersebut menayangkan ceramah UAS soal hukum melihat salib, seperti biasa, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas.

"Apa sebabnya, Ustaz, kalau saya menengok salib, menggigil hati saya? Setan," kata UAS, membaca pertanyaan dan memberi jawaban satu kata yang mengawali penjelasannya.

UAS mengatakan, salib didiami oleh jin kafir karena patung yang tergantung di situ. Begitu juga simbol palang merah di ambulans, ia menyebutnya sebagai 'lambang kafir'.

Ceramah Ustaz Abdul Somad - (Twitter/@P3nj3l4j4h)
Ceramah Ustaz Abdul Somad - (Twitter/@P3nj3l4j4h)

Tak diketahui pasti lokasi dan waktu ceramah UAS di video itu, tetapi banyak warganet yang tak berkenan dengannya.

Politikus Partai Nasdem Birgaldo Sinaga juga ikut memberikan komentar untuk UAS di Facebook dan Instagram, Jumat.

Melalui sebuah catatan yang cukup panjang, Birgaldo Sinaga menerangkan, hinaan dari UAS tak memiliki pengaruh pada keagungan Tuhan yang ia percaya.

baca juga

Namun ia dibuat resah dengan sikap intoleransi, yang menurutnya ditunjukkan oleh UAS lewat ceramah soal salib itu.

Menurut Birgaldo Sinaga, sikap tersebut merupakan bibit terorisme, sehingga ia mendesak negara supaya segera bertindak. Berikut keterangan lengkapnya:

Respons Birgaldo Sinaga untuk Ustaz Abdul Somad - (Facebook/@birgaldosinaga)
Respons Birgaldo Sinaga untuk Ustaz Abdul Somad - (Facebook/@birgaldosinaga)

"Negara Harus Hadir Menyelesaikan Ucapan Penghinaan dan Kebencian Abdul Somad

Sejarah ribuan tahun mencatat hinaan, nistaan, cemoohan, ejekan pada Yesus Kristus tidak mengurangi kemuliaan Yesus.

Hinaan, ejekan dari Abdul Somad yang mengatakan salib patung Yesus Kristus itu adalah jin kafir tidak akan membuat kita berfatwa halal darahnya. Tidak. Tidak ada dalam ajaran Kristen seperti itu.

Yang membuat kita sebagai sesama anak bangsa miris dan sedih adalah ucapannya itu akan menyemai bibit kebencian baru. Perbedaan sebagai rahmat Ilahi dijadikan musuh yang harus dimusuhi. Keberagaman sebagai keniscayaan dianggap sesuatu yang aneh. Tidak lagi saling menghargai saling melengkapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Akun Baru Ustaz Abdul Somad Mati Syahid

Lagi, Akun Baru Ustaz Abdul Somad Mati Syahid

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 09:20 WIB

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Instagram Ustaz Abdul Somad Mati Syahid

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Instagram Ustaz Abdul Somad Mati Syahid

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:49 WIB

Bikin Pangling, Tampilan Macho Ustaz Abdul Somad saat Naik RX-King

Bikin Pangling, Tampilan Macho Ustaz Abdul Somad saat Naik RX-King

Otomotif | Sabtu, 15 Juni 2019 | 20:12 WIB

Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius

Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius

Jabar | Senin, 20 Mei 2019 | 11:19 WIB

Warganet Debat soal Ceramah UAS, Gus Nadir: Kenapa Saya yang Dimaki?

Warganet Debat soal Ceramah UAS, Gus Nadir: Kenapa Saya yang Dimaki?

News | Senin, 13 Mei 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×