Kronologi Persekusi Mahasiswa Papua, Ancaman Dibunuh hingga Makian Rasial

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 19 Agustus 2019 | 13:03 WIB
Kronologi Persekusi Mahasiswa Papua, Ancaman Dibunuh hingga Makian Rasial
Kondisi Asrama Mahasiswa Papua usai para mahasiswa dibawa ke Maporestabes Surabaya. (Jatimnet)

Suara.com - Persekusi mahasiswa Papua di Surabaya, Malang dan Semarang diduga menjadi pemicu aksi damai di Jayapura dan Manokwari pada Senin (19/8/2019).

Aktivis Aliansi Mahasiswa Papua Doli Iyowau mengisahkan kembali kronologi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Pada Rabu 14 Agustus 2019 persis pukul 09.30 WIB Asrama Mahasiwa Papua di Surabaya didatangi Satuan Polisi Pamong Praja yang meminta izin untuk memasang bendera merah putih di depan asrama.

“Pada Kamis, 15 Agustus 2019 pada pukul 09.00 WIB, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan TNI datang dan memasang bendera di depan Asrama Mahasiswa Papua Surabaya,” katanya seperti dikutip Suara.com dari jaringan partner, Jubi.do.id.

Iyowau mengatakan, pada Jumat, 16 Agustus pukul 09.02, sejumlah Satpol PP dan anggota TNI kembali datang dan menambah bendera yang dipasang di depan asrama.

Iyowau tidak mengetahui apa yang terjadi hingga tiba-tiba pada pukul 15.45 orang yang diduga Komandan Rayon Militer (Danramil) Tambaksari datang dan marah-marah.

“Ia menendang pintu gerbang asrama, merusak pagar (lembaran) fiber dan banner penutup pagar asrama, diikuti sejumlah anak buahnya yang berseragam dan berpakaian preman,” kata Iyowau.

Tentara dan Satpol PP menuduh mahasiswa Papua merusak tiang bendera merah putih di depan asrama, dan membuang bendera itu ke selokan.

Iyowau mengatakan orang-orang yang diduga anggota salah satu organisasi kemasyarakatan datang ke asrama, sebagaimana yang terlihat dalam video yang beredar luas.

baca juga

”Satpol PP, polisi yang berpakaian dinas, dan aparat berpakaian preman pun berada di depan asrama, namun tak berbuat apa-apa. Ancaman pembunuhan pun datang dari salah seorang oknum tentara,” katanya.

”Awas kamu, kalau sampai jam 12 malam kamu keluar, lihat saja, kamu saya bantai,” teriak seorang tentara luar pagar asrama. Ancaman tentara berseragam itu masih lekat dalam ingatan Iyowau.

Ancaman serupa pun datang dari seseorang yang berpakaian preman, Iyowau menduga dia seorang intel. Lelaki berpakaian preman itu mengancam seorang penghuni asrama, dengan mengatakan jika penghuni asrama keluar, mereka akan dibantai.

Segala macam umpatan dan makian rasial terus bersahutan. “Monyet”, “babi”, “anjing”, “kera”. Makian rasial itu saling bersahutan, serta bersahutan dengan ancaman dan ancaman. ”Kamu jangan keluar, saya tunggu kamu,” hardik salah satu pengepung asrama pada Jumat sore itu.

”Saat itu juga massa semakin membesar, mereka menggedor pintu gerbang asrama, melempari asrama dengan batu, sampai beberapa kaca jendera asrama pecah. Mereka menutup jalan di depan asrama. Kami terkurung, berkumpul di aula asrama,” tutur Iyowau.

Tak satu pun penghuni Asrama Mahasiswa Papua yang bisa mengetahui secara persis apa yang terjadi di luar asrama.

Jubi.co.id/Aryo Wisanggeni G

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusuhan Manokwari, Bandar Udara Rendani Dijaga Ketat TNI dan Polisi

Kerusuhan Manokwari, Bandar Udara Rendani Dijaga Ketat TNI dan Polisi

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:57 WIB

Bantah Rasisme ke Mahasiswa Papua, Polda Jatim: Jangan Terpancing Isu-isu

Bantah Rasisme ke Mahasiswa Papua, Polda Jatim: Jangan Terpancing Isu-isu

Jatim | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:55 WIB

Manokwari Rusuh, Kemenhub Imbau Stakeholder Bandar Udara Rendani Siaga

Manokwari Rusuh, Kemenhub Imbau Stakeholder Bandar Udara Rendani Siaga

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:46 WIB

Rusuh Papua Tak Cepat Diredam, Fadli Zon Khawatir Muncul Masalah Baru

Rusuh Papua Tak Cepat Diredam, Fadli Zon Khawatir Muncul Masalah Baru

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:44 WIB

Aksi Damai di Jayapura Papua, Anak SD dan SMP Berseragam Ikut Turun

Aksi Damai di Jayapura Papua, Anak SD dan SMP Berseragam Ikut Turun

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:36 WIB

Demo Rusuh di Manokwari, DPR: Bukan Insiden Rasisme

Demo Rusuh di Manokwari, DPR: Bukan Insiden Rasisme

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:22 WIB

Cegah Demo Rusuh Papua Tak Meluas, Polisi dan TNI Lakukan Mitigasi

Cegah Demo Rusuh Papua Tak Meluas, Polisi dan TNI Lakukan Mitigasi

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:22 WIB

Lewat Petisi, Netizen Desak Pelaku Rasisme Asrama Papua Ditangkap

Lewat Petisi, Netizen Desak Pelaku Rasisme Asrama Papua Ditangkap

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:16 WIB

Terkini

Sudahkah Ruang Hijau Kota Lindungi Kelompok Paling Rentan? Studi Ungkap Ini

Sudahkah Ruang Hijau Kota Lindungi Kelompok Paling Rentan? Studi Ungkap Ini

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:57 WIB

Kas Daerah DIY Seret, Pemda Bidik Parkir hingga Penunggak Pajak jadi Sumber Pajak Baru

Kas Daerah DIY Seret, Pemda Bidik Parkir hingga Penunggak Pajak jadi Sumber Pajak Baru

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 13:55 WIB

Apa Bedanya Peeling Serum dan Peeling Cream Viva? Ini Panduan Lengkapnya

Apa Bedanya Peeling Serum dan Peeling Cream Viva? Ini Panduan Lengkapnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:55 WIB

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

×