5 Berita Heboh: Poster Keluarkan Monyet Dari NKRI Sampai Jakarta Tenggara

Chandra Iswinarno

Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:00 WIB
5 Berita Heboh: Poster Keluarkan Monyet Dari NKRI Sampai Jakarta Tenggara
Kerusuhan di Manokwari Papua. (Istimewa)

Suara.com - Ribuan massa di Papua melakukan aksi unjuk rasa memrotes intimidasi dan persekusi yang dilakukan ormas saat pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya Jawa Timur pada Jumat-Sabtu (16-17/8/2019). Dalam aksi tersebut, sejumlah mahasiswa Papu memblokade jalanan di Manokwari di Papua Barat (19/8/2019).

Anak laki-laki yang viral di media sosial (medsos), lantaran disangka telah meninggal dunia ternyata bernama Angga (10). Anak pasangan Dewi (42) dan Samsudin (53) tersebut diketahui bekerja sebagai pemulung karena ketidakmampuan ekonomi.

Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan giat operasi tangkap tangan di Daerah Istimeway Yogyakarta, Senin (19/8/2019) malam.  Hal tersebut diakui oleh Juru Bicara KPK, Febri Dìansyah.

Di tengah bergulirnya pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan, muncul lagi usulan Kota Bekasi menjadi wilayah bagian Jakarta. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan membahas lebih jauh soal wacana Kota Bekasi menjadi bagian dari Kota Jakarta.

Berikut lima berita populer versi Suara.com:

1. Lawan Rasisme, Warga Papua Aksi Bawa Poster 'Keluarkan Monyet dari NKRI'

Kerusuhan di Manokwari Papua. (Istimewa)
Kerusuhan di Manokwari Papua. (Istimewa)

Sejumlah mahasiswa Papua memblokade jalanan Manokwari, Papua Barat pada Senin (19/8/2019) pagi.

Dari video yang dibagikan akun Facebook Meno Salminus Wangbe-Magai, mulanya massa melakukan konvoi ke gedung gubernur. Tampak sebagian dari demonstran membawa poster bertuliskan Keluarkan 'Monyet' dari NKRI.

Baca selengkapnya

baca juga

2. Ini Sosok Angga, Pemulung Anak yang Viral Karena Disangka Meninggal Dunia

Angga bocah berusia 10 tahun yang sempat viral di medsos karena dikira meninggal. [Suara.com/Supriyadi]
Angga bocah berusia 10 tahun yang sempat viral di medsos karena dikira meninggal. [Suara.com/Supriyadi]

Anak laki-laki yang viral di media sosial (medsos), lantaran disangka telah meninggal dunia ternyata bernama Angga (10). Anak pasangan Dewi (42) dan Samsudin (53) tersebut diketahui bekerja sebagai pemulung karena ketidakmampuan ekonomi.

Mereka tinggal di rumah kontrakan semi permanen di wilayah Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Berdasarkan penuturan orangtuanya, anak 10 tahun ini pergi dari rumah selama tiga bulan. Awalnya disuruh untuk untuk memulung dan kesal akhirnya pergi dari rumah.

Baca selengkapnya

3. Telepon Gubernur Papua soal Insiden Asrama, Khofifah: Kami Minta Maaf

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jawa Timur. (Humas Pemkot Batu)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jawa Timur. (Humas Pemkot Batu)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada warga Papua atas kejadian yang menimpa mahasiswa Papua di Kota Surabaya dan Malang.

"Saya sudah menelepon Gubernur Papua, Pak Lukas Enembe dan kami mohon maaf karena itu sama sekali bukan mewakili masyarakat Jawa Timur," ujarnya di sela menjenguk anggota Polsek Wonokromo korban penyerangan yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Baca selengkapnya

4. KPK OTT Jaksa di Yogyakarta, Sita Sejumlah Uang

Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Komisi Pemberantasan Korupsi  melakukan giat operasi tangkap tangan di Daerah Istimeway Yogyakarta, Senin (19/8/2019) malam.

Hal tersbut diakui oleh Juru Bicara KPK, Febri Dìansyah.

Baca selengkapnya

5. Wacana Bekasi Jadi Jakarta Tenggara, Anies Serahkan ke Pemerintah Pusat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Di tengah bergulirnya pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan, muncul lagi usulan Kota Bekasi menjadi wilayah bagian Jakarta. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan membahas lebih jauh soal wacana Kota Bekasi menjadi bagian dari Kota Jakarta.

Menurutnya pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak punya kewenangan memutuskan hal tersebut. Ia akan menerima Kota Bekasi sebagai bagian dari Jakarta jika sudah ditentukan Pemerintah Pusat.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejati DIY Belum Bisa Pastikan Pejabat yang Terkena OTT KPK

Kejati DIY Belum Bisa Pastikan Pejabat yang Terkena OTT KPK

Jogja | Selasa, 20 Agustus 2019 | 01:01 WIB

Wacana Bekasi Jadi Jakarta Tenggara, Anies Serahkan ke Pemerintah Pusat

Wacana Bekasi Jadi Jakarta Tenggara, Anies Serahkan ke Pemerintah Pusat

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 21:39 WIB

Kerusuhan Manokwari, Polri Klaim Aparat Tak Dibekali Peluru Tajam

Kerusuhan Manokwari, Polri Klaim Aparat Tak Dibekali Peluru Tajam

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 20:11 WIB

Selain Ancam Lumpuhkan Sentani, Ormas di Jayapura Kutuk Aksi Rasisme FPI

Selain Ancam Lumpuhkan Sentani, Ormas di Jayapura Kutuk Aksi Rasisme FPI

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:58 WIB

Jokowi: Saya Tahu Mace Pace di Papua dan Papua Barat Tersinggung

Jokowi: Saya Tahu Mace Pace di Papua dan Papua Barat Tersinggung

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:15 WIB

Terkini

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

×