Lenis Kogoya Minta Jokowi Datang Langsung ke Papua

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:05 WIB
Lenis Kogoya Minta Jokowi Datang Langsung ke Papua
Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya, di Gedung Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta, Senin (4/9/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya, mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali mengunjungi Provinsi Papua dan Papua Barat. Hal itu disampaikan Lenis Kogoya usai membahas soal kerusuhan di Manokwari dan Sorong.

"Mungkin dalam waktu tidak terlalu lama, kami ajak Pak Presiden ke Papua lagi, untuk berdialog, untuk berdiskusi dengan masyarakat Papua. Mungkin Papua dan Papua Barat, mungkin dari tokoh adat, atau pemerintah," ujar Lenis di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Menurut Lenis, mantan Gubernur DKI Jakarta itu perlu mendengarkan keluhan dan harapan masyarakat Papua untuk pemerintahan Jokowi di periode kedua.

Karena itu Lenis meminta agar Jokowi bisa berkunjung kembali ke Bumi Cendrawasih.

"Kan ini mau masuk ke pemerintahan yang baru nanti, lima tahun yang baru mungkin harapan-harapan apa saja yang masyarakat Papua pikirkan," katanya.

"Saya akan minta langsung pada pak presiden, mungkin minggu depan atau bulan ini lah, Presiden ke papua. Supaya Presiden ketemu langsung dengan masyarakat Papua dan Papua Barat," Lenis menambahkan.

Sebelum mengajak Jokowi ke Papua, Lenis bakal lebih dulu berdialog dengan pemimpin adat, tokoh pemuda hingga mama-mama. Hal itu berujuan agar aspirasi masyarakat Papua bisa tersampaikan.

"Sekarang ini mungkin saya fasilitasi khusus orang-orang adat, pemuda, terus mama-mama, berdialog. nanti selanjutnya baru pemerintah. Jadi di Papua, saya atur ini ketemu dulu masyarakat, nanti baru pemerintah," katanya.

"Jadi jangan digabung. Jadi aspirasi masyarakat kan menyampaikan untuk pembangunan masa depan seperti apa. itu," lanjutya.

Untuk diketahui, kerusuhan yang terjadi di Manokwari berujung dengan pembakaran kantor DPRD Papua Barat. Para demonstran juga membakar ban dan merusak baliho di beberapa ruas jalan seperti Jalan Yos Sudarso dan Jalan Merdeka sampai membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas tindakan pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya oleh aparat dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas).

Massa ormas itu juga meneriakkan yel-yel rasialis saat mengepung asrama mahasiswa Papua tersebut.

Pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10, Kota Surabaya, Jawa Timur terjadi sejak Jumat (16/8/2019) sore. Aksi sepihak tersebut dilakukan setelah beredar foto bendera Merah Putih di sekitar asrama ditemukan dibuang dalam selokan.

Ormas-ormas itu menuding mahasiswa Papua dalam asrama itulah yang membuang bendera tersebut. Namun, mahasiswa yang berada dalam asrama membantah tudingan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Disebut Monyet, Mahasiswa Papua Bakal Aksi di Depan Istana

Tak Terima Disebut Monyet, Mahasiswa Papua Bakal Aksi di Depan Istana

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Prabowo Minta Anggota DPR RI dari Gerindra Ikut Damaikan Situasi di Papua

Prabowo Minta Anggota DPR RI dari Gerindra Ikut Damaikan Situasi di Papua

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:41 WIB

Stafsus Jokowi Akan Temui Khofifah Bahas Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua

Stafsus Jokowi Akan Temui Khofifah Bahas Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:23 WIB

Tenangkan Diri di Asrama, Mahasiswa Papua di Surabaya Tolak Terima Tamu

Tenangkan Diri di Asrama, Mahasiswa Papua di Surabaya Tolak Terima Tamu

Jatim | Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:04 WIB

Cerita Mahasiswa Papua saat Aparat Kepolisian Datangi Asrama Jakarta Timur

Cerita Mahasiswa Papua saat Aparat Kepolisian Datangi Asrama Jakarta Timur

Video | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:52 WIB

Lenis Kogoya Jelaskan Strategi Khusus untuk Tangani Masalah Papua ke Jokowi

Lenis Kogoya Jelaskan Strategi Khusus untuk Tangani Masalah Papua ke Jokowi

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:43 WIB

Terkini

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB