Lenis Kogoya Jelaskan Strategi Khusus untuk Tangani Masalah Papua ke Jokowi

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:43 WIB
Lenis Kogoya Jelaskan Strategi Khusus untuk Tangani Masalah Papua ke Jokowi
Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya, di Gedung Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta, Senin (4/9/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Staf Khusus Presiden untuk Papua yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua Lenis Kogoya ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/8/2019). Jokowi memanggil Lenis terkait kerusuhan yang terjadi di Manokwari dan Sorong, Papua Barat, pada Senin (19/8/2019) kemarin.

Aksi demonstrasi yang terjadi di Manokawari dan Sorong pada hari Senin kemarin merupakan buntut dari pengepungan dan penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

Dalam pertemuan itu Lenis menjelaskan strategi yang harus dilakukan pemerintah untuk memulihkan situasi pascakerusuhan di sejumlah daerah di Papua Barat.

"Pak Presiden panggil, terus saya ketemuan dengan pak presiden. Saya sudah lapor pak presiden ada strategi khusus untuk menangani masalah Papua," ujar Lenis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Aksi ujuk rasa berujung kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8). (STR / AFP)
Aksi ujuk rasa berujung kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8). (STR / AFP)

Untuk menangani masalah mahasiswa Papua yang merantau, Lenis Kogoya mengatakan pemerintah harus memerhatikan pola hidup, pola pendidikan, hingga asramanya. Hal tersebut agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Tapi yang lebih khusus untuk menangani masalah mahasiswa, pola asramanya kita perhatikan, pola hidupnya kita perhatikan, terus pendidikan juga perhatikan. Jadi kejadian ini tidak terulang lagi ke depan. Ini saya laporkan pada pak Presiden," kata dia.

Lenis kemudian menyampaikan pesan Jokowi, yakni meminta agar masyarakat Papua saling memaaafkan sesama anak bangsa.

"Pada intinya, pak presiden menyampaikan seperti yang disampaikan, untuk kita harus saling memaafkan, karena kita anak bangsa yang sama. Bagaimana kita harus bersatu membangun Indonesia masa depan, yang lebih baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa dan Pelajar Papua di Yogya Bakal Demo, Sultan: Sudah Terlambat

Mahasiswa dan Pelajar Papua di Yogya Bakal Demo, Sultan: Sudah Terlambat

Jogja | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:29 WIB

LIVE STREAMING: Suasana Asrama Yahukimo Papua di Jakarta

LIVE STREAMING: Suasana Asrama Yahukimo Papua di Jakarta

Video | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:21 WIB

Mahasiswa Papua di Jakarta Sempat Kesal saat Didatangi Polisi

Mahasiswa Papua di Jakarta Sempat Kesal saat Didatangi Polisi

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:07 WIB

Forkopimda Jatim Gelar Pertemuan dengan Warga Papua yang Ada di Jawa Timur

Forkopimda Jatim Gelar Pertemuan dengan Warga Papua yang Ada di Jawa Timur

Video | Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:07 WIB

Polda Papua Bakal Proses Hukum Pendemo Anarkis di Sorong dan Manokwari

Polda Papua Bakal Proses Hukum Pendemo Anarkis di Sorong dan Manokwari

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:46 WIB

Abaikan Provokasi, Jubir PSI Tegaskan Dukungan untuk Papua

Abaikan Provokasi, Jubir PSI Tegaskan Dukungan untuk Papua

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:39 WIB

Terkini

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:16 WIB

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB