Sherly Annavita Sindir Jokowi Soal Pindah Ibu Kota, PSI Protes ILC

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:55 WIB
Sherly Annavita Sindir Jokowi Soal Pindah Ibu Kota, PSI Protes ILC
Sherly Annavita - (Instagram/@sherlyannavita)

Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (Jubir PSI) Dedek Prayudi agaknya kecewa dengan tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne pada Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, status yang disematkan ILC untuk Sherly Annavita tidak tepat. Pendapat tersebut disampaikan Dedek Prayudi untuk membalas cuitan @mas__piyuuu yang menayangkan cuplikan saat Sherly Annavita berbicara.

Di potongan video itu, Sherly Annavita menilai bahwa pemindahan ibu kota merupakan bukti kegagalan Presiden Joko Widodo Jokowi sebagai pemimpin pemerintahan.

"Bukankah salah satu program besar Pak Jokowi saat itu, mencalonkan diri menjadi gubernur (DKI Jakarta), dan menjadi presiden, adalah tentang penanganan semua keruwetan Jakarta? Di dalamnya termasuk macet, banjir, polusi, dan lain-lain," kata Sherly Annavita.

"Jadi ketika sekarang, beliau menjadikan alasan pindahnya ibu kota ini karena macet, banjir, polusi, seperti yang tadi sama-sama kita dengar, maka seolah beliau sedang mengonfirmasi kegagalannya dalam memenuhi janji kampanye beliau saat pilgub dan pilpres, atau kegagalannya beliau sebagai seorang gubernur dan presiden," lanjutnya.

Video tersebut diunggah @mas__piyuuu pada Rabu (21/8/2019) dengan keterangan, "Milenial Cerdas! Sherly Annavita: Alasan Pemindahan Ibu Kota Justru Menunjukan Kegagalan Jokowi."

Dedek Prayudi, melalui akun Twitter-nya, @Uki23, kemudian menanggapi kicauan itu dengan menyertakan tangkapan layar akun Instagram @sherlyannavita, yang menunjukkan bahwa dirinya pendukung paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019 kemarin.

Cuitan Dedek Prayudi - (Twitter/@Uki23)
Cuitan Dedek Prayudi - (Twitter/@Uki23)

Pria yang akrab disapa 'Uki' itu menilai, tak ada yang salah dengan pilihan Sherly Annavita, tetapi menurutnya, komentar wanita yang diperkenalkan ILC sebagai millenial influencer tersebut tidak kredibel.

"Beliau ini kan memang sejak awal pendukung 02. Apakah tidak boleh? BOLEH Apakah ucapannya kredibel? Saya pikir TIDAK," tulis @Uki23.

baca juga

Alasannya, berdasarkan keterangan Dedek Prayudi, Sherly Annavita diperkenalkan sebagai perwakilan milenial.

Dedek Prayudi beranggapan, seharusnya ILC menyebut Sherly Annavita sebagai milenial pendukung 02.

"Kalau dia pendukung 02, tapi objektif sih ok. Lha ini substansinya kayak buzzer aja sih. Punten tapi itulah penilaian saya. Lain kali ILC juga perkenalkan beliau jangan sebagai perwakilan milenial, tapi milenial pendukung 02. Hehe," komentar Dedek Prayudi.

Warganet lantas komplain padanya, karena Politikus PSI Tsamara Amany, yang juga hadir di ILC dengan Sherly Annavita, seharusnya disebut pula sebagai milenial pendukung paslon 01 Jokowi - Maruf Amin, bukan politikus PSI.

Komentar itu lalu dibalas oleh Dedek Prayudi dengan pernyataan bahwa Tsamara Amany memang layak mewakili PSI, tetapi Sherly Annavita tidak mewakili seluruh generasi milenial.

"Tapi dikenalkan sebagai PSI dan PSI memang sah diwakilkan Tsamara. Kalau mbak ini enggak wakilin milenial, tapi wakilin pandangan pribadi sebagai pendukung 02, yang mana ia kebetulan generasi milenial," imbuh @Uki23.

Cuitan Dedek Prayudi - (Twitter/@Uki23)
Cuitan Dedek Prayudi - (Twitter/@Uki23)

Jokowi telah meminta izin dan dukungan terkait wacana untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau Kalimantan. Menurutnya, sebuah ibu kota menjadi representasi kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan Jokowi saat pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-47 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam sidang bersama DPD RI dan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019).

"Dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwasanya sebuah ibu kota tidak bisa hanya dianggap sebagai simbol dari suatu bangsa, akan tetapi juga menjadi representasi kemajuan bangsa.

Kemudian, Jokowi juga mengungkapkan, pemindahan ibu kota ke Kalimantan itu juga dilakukan untuk mewujudkan keadilan ekonomi di Indonesia.

"Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Insecure, Wanita Ini Mantap Copot Ekstensi Bulu Mata

Bikin Insecure, Wanita Ini Mantap Copot Ekstensi Bulu Mata

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:18 WIB

Posting Seri Foto Kecelakaan Sepeda Motor, Influencer Ini Dihujat

Posting Seri Foto Kecelakaan Sepeda Motor, Influencer Ini Dihujat

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2019 | 12:58 WIB

Tolak Sajikan Menu Vegan, Restoran Italia Terkenal Dikritik Influencer

Tolak Sajikan Menu Vegan, Restoran Italia Terkenal Dikritik Influencer

Lifestyle | Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:49 WIB

Merek Kecantikan Ternyata Lebih Suka Influencer Ketimbang Selebriti

Merek Kecantikan Ternyata Lebih Suka Influencer Ketimbang Selebriti

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:43 WIB

3 Berita Viral: Razia Skincare OSIS SMA - Youtuber Meninggal karena Malaria

3 Berita Viral: Razia Skincare OSIS SMA - Youtuber Meninggal karena Malaria

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×