Jokowi Kasih Sepeda ke Kakek Nomsoe yang Tak Hafal Pancasila

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:55 WIB
Jokowi Kasih Sepeda ke Kakek Nomsoe yang Tak Hafal Pancasila
Presiden Jokowi saat membagikan sepeda ke masyarakat Kupang, NTT. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagi-bagikan sepeda kepada masyarakat. Kali ini, Jokowi membagikan sepeda kepada masyarakat Kupang saat pembagian sertifikat tanah di Kupang di halaman Kantor Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/8/2019).

Namun sebelum membagikan hadiah, Jokowi meminta warga yang ingin sertifikatnya digadaikan untuk maju ke depan.

"Siapa yang ingin sertifikatnya dipakai untuk agunan bank, enggak usah malu, tunjuk jari," ujar Jokowi.

Hadiah sepeda itu salah satunya diberikan Jokowi kepada seorang Kakek bernama Nomseo (87). Sepeda itu diberikan Jokowi dengan syarat lelaki paruh baya itu harus menyebutkan kelima sila Pancasila secara lengkap. 

"Mau Pancasila," kata Jokowi.

"Tidak, tapi sedikit saja," jawab Kakek Nomseo yang disambut tertawa.

Presiden Jokowi saat membagikan sepeda ke masyarakat Kupang, NTT. (Suara.com/Ummi HS).
Presiden Jokowi saat membagikan sepeda ke masyarakat Kupang, NTT. (Suara.com/Ummi HS).

"Nanti sedikit-sedikit saya beri tahu," kata Jokowi.

Saat Kakek Nomseo salah menyebut sila pertama, masyarakat tertawa.

Jokowi pun tetap membantu Kakek Nomseo untuk mengucapkan Pancasila.

Setelah itu, Kakek Nomseo menyebutkan lengkap Pancasila yang disambut tepuk tangan.

Selain Kakek Nomseo, perempuan bernama Meriana Mbatu juga mendapat sepeda secara gratis.  Namun, saat Jokowi menyebut nama Meriana Mbatu dengan logat Jawa, masyarakat tertawa.

"Diulangi lagi Meriana Mbatu," kata Jokowi dengan logatnya.

Jokowi mengaku dirinya memang sulit jika selalu salah dalam pengucapan bahasa daerah lain.

Sebab kata Jokowi, Indonesia adalah negara yang memiliki negara yang beragam suku, budaya, bahasa.

"Kok salah begitu sama ramai, ya kan lidahnya sulit kan, lidah di sini ngomong di Jawa sulit, di Sumatera beda lagi, memang negara kita ini sangat beragam sukunya," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan.

"Ada 714 suku yang beda-beda. Bahasa daerah lebih ada 1.100 yang berbeda-beda . Saya itu sering pak keliru pak, ya memang keliru gimana," sambungnya.

Jokowi pun menanyakan tujuan Meriana untuk menggadaikan sertifikat. Setelah itu Jokowi meminta Meriana menyebutkan Pancasila.

Meski sempat salah menyebut sila terakhir, Meriana bisa menyebutkan lengkap Pancasila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagi 2.706 Sertifikat Tanah, Jokowi ke Warga: Jangan Sampai Buat Beli Motor

Bagi 2.706 Sertifikat Tanah, Jokowi ke Warga: Jangan Sampai Buat Beli Motor

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:10 WIB

Jokowi Kenakan Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Jokowi Kenakan Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Foto | Sabtu, 01 Juni 2019 | 10:32 WIB

Jokowi Pakai Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Jokowi Pakai Blangkon Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 08:20 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB