Riyanni Djangkaru Bongkar Fakta Instalasi Gabion di Bundaran HI

Dwi Bowo Raharjo, Husna Rahmayunita

Minggu, 25 Agustus 2019 | 19:05 WIB
Riyanni Djangkaru Bongkar Fakta Instalasi Gabion di Bundaran HI
Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Aktivis lingkungan Riyanni Djangkaru membongkar fakta instalasi batu gabion di Bundaran HI, Jakarta yang belakangan ini menuai kontroversi. Batu gabion dipasang di tempat instalasi bambu getih getah yang kekinian sudah dibongkar Pemprov DKI Jakarta.

Mantan presenter progaram Jejak Petualang tersebut menyoroti bahan yang digunakan dalam instalasi. Hal itu dijelaskan Riyanni lewat narasi panjang di jejaring sosial pribadinya @r_djangkaru.

Mulanya, wanita 39 tahun itu mengaku penasaran dengan instalasi batu gabion yang viral di dunia maya.

Terlebih saat mendapat informasi dari grup WhatsApp tentang bahan instalasi itu. Ia pun memutuskan untuk meninjau lokasi bersama temannya.

"Diawali dengan pertanyaan @adham di sebuah Whatsapp group beberapa hari lalu tentang batuan yang digunakan untuk instalasi tersebut, rasanya perlu untuk mengkroscek lebih lanjut sebelum akhirnya mengunggahnya di sini," terang @r_djangkaru pada Sabtu (24/8/2019).

Sampai di Bundaran HI, Riyanni terkesima dengan tanaman anti polutan yang menghiasi instalasi gabion. Baginya hal itu bisa dijadikan inspirasi warga untuk ditanam di pekarangan rumah.

Namun tak berselang lama ia menemukan fakta mencengangkan saat mendekat ke instalasi yang menghabiskan dana APBD sebesar Rp 150 juta.

Ternyata ia melihat tumpukan karang mati dari berbagai jenis yang digunakan sebagai bahan utama instalasi batu gabion.

"Saya mendekat, berusaha melihat lebih jelas batu apa yang digunakan. Jantung saya tiba-tiba berdetak lebih kencang. Tumpukan karang- karang keras yang sudah mati. Ada karang otak dan berbagai jenis batuan karang lain yang amat mudah dikenali," imbuh @r_djangkaru.

baca juga

Melihat hal itu, Riyanni dan rekannya kebingungan lantaran setahu mereka konservasi batu karang dilindungi dalam Undang-undang mulai dari UU 5/1990 hingga UU 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)
Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)

Ia kemudian menanyakan maksud dan tujuan Pemprov DKI yang memilih bahan terumbu karang.

"Saya jadi bertanya-tanya, apakah perlu ketika sebuah instalasi dengan tema laut dianggap harus menggunakan bagian dari satwa dilindungi penuh ? Apakah penggunaan karang yang sudah mati ini dapat dianggap seakan 'menyepelekan' usaha konservasi yang sudah, sedang dan akan dilakukan?..," tanya @r_djangkaru.

Unggahan Riyanni Djangkaru itu pun langsung mendapat perhatian dari Pemprov DKI. Lewat Story Intagram, Riyanni mengaku telah dihubungi langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati.

Dituliskan Riyanni, Pemprov DKI tidak mengetahui asal usul dari batu karang itu.

Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)
Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)

“Beliau mengatakan hal yang disampaikan saya ialah hal yang positif. Beliau juga mengatakan bahwa ia tidak mengetahui bahwa yang dipakai ialah batu karang, karena batu tersebut dikirim oleh toko batu yang menyuplai pembangunan instalasi ini,” kata Riyanni menjelaskan klarifikasi Suzi.

Lebih lanjut, Riyanni menyebutkan Pemprov DKI tengah melakukan evaluasi terkait penggunaan batu karang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Gabion Bundaran HI, Ferdinand: Ini Pemda atau Makelar Batu?

Polemik Gabion Bundaran HI, Ferdinand: Ini Pemda atau Makelar Batu?

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 08:29 WIB

Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja

Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:55 WIB

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:32 WIB

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:52 WIB

Bambu Getah Getih Dibongkar, Anies Ganti dengan Batu dan Tanaman

Bambu Getah Getih Dibongkar, Anies Ganti dengan Batu dan Tanaman

Foto | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:37 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×