Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:55 WIB
Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja
Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Instalasi gabion atau batu bronjong dipasang menggantikan patung getih getah karya seniman Joko Avianto. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganggap pemasangan instalasi adalah hal yang biasa.

Anies menganggap tidak ada yang perlu diributkan dari pemasangan instalasi gabion itu. Menurutnya gabion sama dekorasi taman di tempat lainnya.

"Sudah lama, sudah berapa hari. Biasa aja. Itu bagian dari tata taman kota, seperti juga penataan taman-taman yang lain," ujar Anies di gedung DPRD, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya instalasi tersebut ramai diperbincangkan karena diletakan di pusat keramaian, yakni di bundaran HI. Terlebih lagi lokasinya di tempat instalasi getih getah yang menjadi monumen untuk memeriahkan Asian Games 2018 lalu.

"Cuma karena tempatnya di bundaran HI, ramai pula. Ini Jakarta, pusat pula," jelasnya.

Seluruh desain hingga pemasangan gabion dilakukan oleh Dinas Kehutanan. Menurutnya hal itu dilakukan hanya untuk sekadar mempercantik jalan.

"Rancangan begitu sama seperti taman-taman yang lain, biasa saja. Tentu lah, memang untuk apalagi kalau bukan mempercantik," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Instalasi Getih getah telah lama dibongkar sejak bulan Juli 2019 lalu. Kali ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memasang instalasi baru tepat di tempat patung bambu yang sudah dibongkar, kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, bernama Gabion atau batu bronjong.

Gabion terdiri dari unsur batuan dan tanaman. Namun benda yang paling dominan adalah bebatuan bronjong itu. Batu bronjong berbagai ukuran itu ditumpuk tinggi dan di kerangkeng oleh pagar besi menjadi pilar.

Di bagian atas batu tersebut terdapat dedauan dan bunga-bunga. Pantauan suara.com, batuan yang dikerangkeng itu dibuat tiga pilar. Tiap pilar memiliki tinggi yang berbeda sekitar dua meter, 1,8 meter dan 1,5 meter.

Tiap instalasi juga ditanami bunga dengan warna yang berbeda-beda di bagian atasnya. Di bagian bawah tiga pilar itu juga diletakan beberapa bebatuan besar yang direbahkan di tanah.

Di sekitar instalasi gabion itu terdapat berbagai tanaman seperti bougenville, lolipop, lidah mertua, alang-alang, hingga tanaman jenisnlainnya. Tanaman disusun mengelilingi tiga pilar gabion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:32 WIB

Cibir Gabion Rp 150 Juta, Ferdinand: Pak Anies, Kasih Saya 25 Juta

Cibir Gabion Rp 150 Juta, Ferdinand: Pak Anies, Kasih Saya 25 Juta

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:02 WIB

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:52 WIB

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

Murah dan Lebih Kuat dari Getah Getih, Gabion Telan Anggaran Rp 150 Juta

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:37 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB