Abu Janda: FPI yang Rasis, Kok Minta Banser Dibubarkan?

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:22 WIB
Abu Janda: FPI yang Rasis, Kok Minta Banser Dibubarkan?
Cuitan Permadi Arya alias Abu Janda. (@permadiaktivis).

Suara.com - Pegiat sosial media, Permadi Arya alias Abu Janda ikut berkomentar soal adanya tuntutan Banser Nadhlatul Ulama dibubarkan melalui selebaran yang beredar di Papua.

Menurutnya, hal tersebut hanya sebatas berita bohong alias hoaks yang dibuat oleh kelompok khilafah di Papua yang bekerja sama dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Abu Janda yang juga mengklaim sebagai anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) heran melihat Banser menjadi sasaran usai pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Padahal, ia menyebutkan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan pengepungan tersebut.

"FPI yang geruduk asrama papua di Surabaya, FPI yang rasis, kok Banser yang diminta dibubarin?" kata Abu Janda dalam akun Twitternya @permadiaktivis pada Senin (26/8/2019).

Justru ia menuduh kalau kabar tuntutan pembubaran Banser itu hanyalah sebatas berita hoax yang disebarkan oleh kaum khalifah di Papua yang bekerjasama dengan OPM. Ungkapannya itu berlandaskan dengan bantahan dari anggota DPD terpilih dari Papua, Yorrys Raweyai terkait dengan selebaran tuntutan pembubaran Banser.

Yorrys mengatakan tuntutan itu bukan berasal dari dirinya melainkan aspirasi dari masyarakat Sorong, Papua yang diterimanya saat berkunjung ke sana.

"Lagi-lagi hoax ala anasir-anasir Khilafah anti NKRI di Papua yang kolaborasi sama OPM," kata dia.

Abu Janda menerangkan bahwa Banser yang merupakan badan otonomi di bawah Gerakan Pemuda Ansor NU ialah laskar cinta. Banser NU itu disebutnya menebar kasih sayang kepada keberagaman yang ada di Indonesa.

"Banser adalah laskar cinta, yang menebar cinta pada keberagaman karena mereka yang bukan saudara dalam iman adalah saudara dalam kemanusiaan, yang menebar cinta pada nasionalisme karena NKRI sudah final tidak butuh Khilafah, yang benci sama cinta ya cuma setan," katanya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Rizieq Lama Tak Pulang, PKPI: Kerja Apa di Arab Saudi?

Habib Rizieq Lama Tak Pulang, PKPI: Kerja Apa di Arab Saudi?

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 08:16 WIB

Rizieq Shihab Tuding Pemerintah Intervensi Saudi, Kemlu Ogah Komentar

Rizieq Shihab Tuding Pemerintah Intervensi Saudi, Kemlu Ogah Komentar

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 04:15 WIB

Rizieq Shihab Sebut Jokowi Presiden Ilegal?

Rizieq Shihab Sebut Jokowi Presiden Ilegal?

News | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:42 WIB

Blak-blakan Rizieq Shihab soal Statusnya di Makkah, Sebut Rezim Pengecut

Blak-blakan Rizieq Shihab soal Statusnya di Makkah, Sebut Rezim Pengecut

News | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:45 WIB

Rizieq Shihab: Anggota BPIP Tak Paham Pancasila, Pemborosan dan Berbahaya!

Rizieq Shihab: Anggota BPIP Tak Paham Pancasila, Pemborosan dan Berbahaya!

News | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:02 WIB

Salib Dihina, Abu Janda Bikin Kuis soal Vampire, Sindir Siapa?

Salib Dihina, Abu Janda Bikin Kuis soal Vampire, Sindir Siapa?

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:18 WIB

Demo Berujung Bakar Polisi, Abu Janda Kecam Penceramah Zalim

Demo Berujung Bakar Polisi, Abu Janda Kecam Penceramah Zalim

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 08:35 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×