Polri Ungkap Peran Benny Wenda di Balik Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 03 September 2019 | 15:46 WIB
Polri Ungkap Peran Benny Wenda di Balik Kerusuhan di Papua dan Papua Barat
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

Suara.com - Polri menganggap Benny Wenda merupakan pihak asing yang menjadi provokator di balik kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Benny adalah Ketua United Liberation Movement for West papua (ULMWP).

Selain Benny Wenda, ada pihak asing lainnya yang disebut polisi mencoba memperkeruh suasana di Papua dan Papua Barat. Tetapi, Polri tidak menyebut pihak tersebut.

"Kemudian ada beberapa juga yang kami identifikasi keterlibatan warga negara asing di beberapa negara," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (3/9/2019).

Dedi mengatakan, Benny dan pihak asing lainnya turut melakukan provokasi melalui media sosial. Salah satunya dengan mengunggah beberapa konten bernada provokasi.

"Memposting konten-konten provokatif baik berupa foto, video dan narasi yang tidak benar," kata dia.

Selain itu, mereka juga menyebarkan konten provokatif di beberapa grup WhatsApp. Khususnya, di wilayah negara pasifik.

"Saat ini yang menyebarkan di medsos dan grup mereka khususnya di wilayah negara di pasific," kata Dedi.

Kekinian, polisi bekerjasama dengan lembaga lainnya seperti Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), BSSN, BIN guna terus memantau pergerakan dari Benny Wenda dan pihak asing lainnya.

"Polri tidak bekerja sendiri, bekerja sama dengan Kemenlu, BSSN, BIN memapping dari hasil pembicaraan khususnya yang dilakukan oleh BW (Benny Wenda)," tambahnya.

baca juga

Selain itu Polri kata Dedi, juga sudah memetakan kelompok dari Benny Wenda. Namun status WNA yang disandang Benny membuat polisi terbatas dalam melakukan penegakan hukum.

"Sudah. BW (Benny Wenda) kan warga negara asing kemudian locus dan temposnya ada di luar negeri, jadi yang jelas hukum Indonesia tidak bisa menjangkau sana," pungkas Dedi.

Diketahui, Benny Wenda, Ketua ULMWP sekaligus pemimpin politik kemerdekaan Papua Barat telah menepis tuduhan pemerintah Indonesia bahwa dirinya adalah dalang kerusuhan yang melanda Papua dalam dua pekan terakhir.

“Tuduhan seperti ini bukan hal baru bagi saya. Sejak dulu, pemerintah Indonesia menuduh saya sebagai dalang kerusuhan,” kata Benny Wenda kepada Suara.com via telepon, Senin (2/9/2019) malam.

Benny kekinian hidup dalam pengungsian di Oxford, Inggris. Setelah didakwa atas tuduhan mengerahkan massa membakar kantor polisi tahun 2002, ia berhasil mengungsi ke Papua Nugini dan setelahnya mendapat suaka dari Inggris tahun 2003. Dia juga penerima penghargaan Oxford Freedom of the City Award dari Dewan Kota Oxford.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kerusuhan di Papua, DPR akan Panggil Menlu hingga Menkominfo

Buntut Kerusuhan di Papua, DPR akan Panggil Menlu hingga Menkominfo

News | Selasa, 03 September 2019 | 12:28 WIB

CEK FAKTA: Kerusuhan di Papua, Benarkah Ada Masjid Dibakar?

CEK FAKTA: Kerusuhan di Papua, Benarkah Ada Masjid Dibakar?

News | Selasa, 03 September 2019 | 11:27 WIB

Beny Wenda Disebut Jadi Dalang Rusuh Papua, Politisi PD: Dia Makin Populer

Beny Wenda Disebut Jadi Dalang Rusuh Papua, Politisi PD: Dia Makin Populer

News | Selasa, 03 September 2019 | 08:45 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×