Cerita Cak Imin: DPR Sempat Marah Gus Dur 'Kembalikan' Nama Papua

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 04 September 2019 | 11:23 WIB
Cerita Cak Imin: DPR Sempat Marah Gus Dur 'Kembalikan' Nama Papua
Almarhum Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur. [Twitter@tsamaraDKI]

Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengisahkan amarah DPR kala Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur 'mengembalikan' nama Papua.

Cerita itu diungkapkan pria yang karib disapa Cak Imin tersebut melalui akun jejaring sosial Twitter yang dikelolanya, @cakimiNOW, Rabu (4/9/2019).

Dalam cuitan awalnya, Cak Imin berkicau tentang amarah DPR ketika Gus Dur mengizinkan bendera Papua (bintang kejora--RED) dikibarkan.

Ketika itu, dikisahkan Cak Imin, Gus Dur dengan enteng menjawab bahwa simbol kultural mesti dihargai, yang penting tidak mengubah merah putih.

"Ketika saya lapor bahwa DPR juga marah kepada Gus Dur karena Gus Dur memperbolehkan pengibaran bendera Papua, Gus Dur dengan enteng menjawab, simbol kultural harus dihargai, bendera sepak bola kampung aja boleh dikibarkan kok! Yang penting tidak mengubah bendera merah putih," cuit Cak Imin.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai bertemu Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Senin (8/7/2019). (Suara.com/Ria Rizki)
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai bertemu Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Senin (8/7/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Pun di cuitan ke-dua, Cak Imin menuturkan tentang DPR yang juga kesal ketika Gus Dur mengubah nama Irian menjadi Papua. Ketika itu, Cak Imin berkisah dirinya lari ke istana untuk bertemu Gus Dur.

Gus Dur, seperti dikisahkan Cak Imin, saat itu berkata dengan tenang bahwa kelak sejarah yang bakal membenarkan langkahnya terkait Papua.

"Ketika DPR marah kepada Gus Dur karena Gus Dur akan merubah nama Irian Jaya menjadi Papua, saya langsung lari ke Istana mengantisipasi bersama GUs Dur, dengan tenang Gus Dur bilang; kelak sejarah yang akan membenarkan langkah saya. Dan Papua adalah Indonesia," kicau Cak Imin.

Gus Dur dan nama Papua

baca juga

Peran Presiden ke-empat Kiai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tak kuasa dilepaskan dalam memberikan spirit kemanusiaan di Tanah Papua agar terbebas dari diskriminasi, marjinalisasi dan krisis di segala bidang.

Seperti dilansir dari NU Online, Senin (19/8/2019), seorang santri Gus Dur asal Kudus, Nuruddin Hidayat mengatakan, pada 30 Desember 1999 atau 2 bulan 10 hari setelah dilantik menjadi presiden, Gus Dur berkunjung ke Papua (saat itu Irian Jaya).

Lawatan Gus Dur bukan tanpa alasan. Ada dua tujuan dalam kunjungan tersebut. Pertama: berdialog dengan berbagai elemen di Papua. Kedua: melihat matahari terbit pertama milenium ke-dua pada 1 Januari 2000.

Persamuhan dengan berbagai elemen digelar pada 30 Desember 1999 jam 20.00 waktu setempat.

Lokasinya di gedung pertemuan Gubernuran di Jayapura. Meski dengan cara perwakilan, banyak sekali yang datang karena penjagaan tidak ketat.

Gus Dur mempersilakan mereka berbicara terlebih dulu. Mereka angkat suara dari yang sangat keras dengan tuntutan merdeka dan tidak mempercayai lagi pemerintah Indonesia hingga yang memuji tapi dengan berbagai tuntutan.

Kemudian, Gus Dur merespons mereka. Banyak hal ditanggapi. Tapi yang penting ini, Gus Dur mengatakan: "Saya akan mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua, alasannya?”

Gus Dur lantas mengatakan, "pertama, nama Irian itu jelek." "Kata itu berasal dari bahasa Arab yang artinya telanjang. Dulu ketika orang-orang Arab datang ke pulau ini, menemukan masyarakatnya masih telanjang, sehingga disebut Irian."

Lalu, Gus Dur melanjutkan, "kedua, dalam tradisi orang Jawa kalau memiliki anak sakit-sakitan, sang anak akan diganti namanya supaya sembuh. Biasanya sih namanya Slamet, tapi saya sekarang ganti Irian Jaya menjadi Papua."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Ribuan Bendera Bintang Kejora, Perindo Pecat Kader Berinisial SM

Bawa Ribuan Bendera Bintang Kejora, Perindo Pecat Kader Berinisial SM

News | Rabu, 04 September 2019 | 11:18 WIB

Minta Pasukan TNI - Polri Ditarik, DPR Papua: Jangan Buat Situasi Mencekam

Minta Pasukan TNI - Polri Ditarik, DPR Papua: Jangan Buat Situasi Mencekam

News | Rabu, 04 September 2019 | 10:26 WIB

Mahfud MD Sebut Referendum Papua Mustahil, Ini Pasalnya

Mahfud MD Sebut Referendum Papua Mustahil, Ini Pasalnya

News | Rabu, 04 September 2019 | 10:49 WIB

Dituduh Jadi Dalang Kerusuhan di Papua, Ini Jawaban Benny Wenda

Dituduh Jadi Dalang Kerusuhan di Papua, Ini Jawaban Benny Wenda

News | Rabu, 04 September 2019 | 09:22 WIB

Soal Penumpang Gelap Kisruh Papua, Wiranto: Kami Tahu Tapi...

Soal Penumpang Gelap Kisruh Papua, Wiranto: Kami Tahu Tapi...

News | Rabu, 04 September 2019 | 10:09 WIB

Sebanyak 42 Daerah di Papua Barat dan Papua Dijanjikan Bakal Dipulihkan

Sebanyak 42 Daerah di Papua Barat dan Papua Dijanjikan Bakal Dipulihkan

News | Rabu, 04 September 2019 | 04:30 WIB

Soal Benny Wenda, Moeldoko Sebut Pemerintah Belum Putuskan Memulangkannya

Soal Benny Wenda, Moeldoko Sebut Pemerintah Belum Putuskan Memulangkannya

News | Rabu, 04 September 2019 | 04:00 WIB

Heboh Aplikasi Kontool dan 4 Berita Top Tekno 3 September

Heboh Aplikasi Kontool dan 4 Berita Top Tekno 3 September

Tekno | Rabu, 04 September 2019 | 06:45 WIB

Terkini

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×