Jokowi Minta Menterinya Jangan Kayak Pejabat Minta Dilayani

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 04 September 2019 | 16:48 WIB
Jokowi Minta Menterinya Jangan Kayak Pejabat Minta Dilayani
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur jajaran menterinya yang berkaitan dengan ekonomi dan investasi. Kepala Negara berharap pada menteri tersebut bisa melayani para investor dengan baik, sehingga investasi bisa terealisasi sempurna.

Jokowi kemudian mengingatkan agar jajaran menterinya tidak bersikap dilayani oleh investor, namun melayani investor.

"Jadi tolong menteri-menteri ini berikan pelayanan baik bagi investasi yang memang menjadi sebuah solusi atau jalan keluar dari tadi yang sudah saya sampaikan," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas antisipasi perkembangan ekonomi dunia di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

"Dampingi mereka sampai terealisasi, kita ini jangan kayak pejabat minta dilayani. Kita melayani," Jokowi menambahkan.

Jokowi menuturkan, kementerian yang dimaksud bukan hanya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), namun di semua kementerian yang terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan BUMN.

"Saya minta perusahaan-perusahaan yang sudah masuk, sudah buka pintu ke kita, tapi belum realisasi, tolong dalam seminggu ini juga tolong diinvetarisir dan nanti disampaikan kepada saya, ada problem apa," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian menyebut ada dua perusahaan yang ingin masuk ke Indonesia, namun hingga kini belum terealisasi karena adanya hambatan. Karena itu, Jokowi mengaku akan mengecek daftar perusahan-perusahan asing yang ingin berinvetasi ke Indonesia.

"Misalnya kayak kemarin Petrochemical yang dari Taiwan ada problem masalah tanah dengan Pertamina. Padahal investasinya gede banget. Misalnya Aramco enggak mau masuk-masuk karena apa dari Saudi. Semuanya akan kita cek satu per satu listnya. Sehingga betul-betul mereka merasa dilayani," tutur Jokowi.

Selain itu Jokowi juga meminta pada seluruh kementerian yang berkaitan dengan ekonomi untuk menginventarisir regulasi-regulasi yang menghambat investasi.

baca juga

"Regulasi-regulasi yang memperlambat, reglasi yang membuat kita lamban itu betul-betul kita inventarisir nanti seminggu lagi kita akan bicara mengenai masalah bagaimana segera menyederhanakan peraturan-peraturan yang menghambat dan memperlambat itu," tandasnya.

Dalam ratas hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perekonomian Darmin Nasution.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Daftar 10 Capim KPK dari Jokowi, DPR Akan Bawa ke Paripurna Besok

Terima Daftar 10 Capim KPK dari Jokowi, DPR Akan Bawa ke Paripurna Besok

News | Rabu, 04 September 2019 | 16:13 WIB

Cari Menteri Baru, Jokowi Diminta Lakukan Fit and Proper Test

Cari Menteri Baru, Jokowi Diminta Lakukan Fit and Proper Test

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:32 WIB

Jokowi Diminta Kaji Ulang Efektivitas Kementerian Koordinator

Jokowi Diminta Kaji Ulang Efektivitas Kementerian Koordinator

News | Rabu, 04 September 2019 | 13:24 WIB

Terkini

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

×