Anies Baswedan Disarankan Bikin Ganjil Genap untuk Sepeda Motor

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 05 September 2019 | 09:06 WIB
Anies Baswedan Disarankan Bikin Ganjil Genap untuk Sepeda Motor
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengklaim bila sepeda motor menjadi penyumbang polusi terbesar di DKI Jakarta.

Menurutnya, banyak orang yang memilih naik sepeda motor karena transportasi umum di ibu kota tidak menarik.

Melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2, ia mengkritisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas kondisi ini.

"Di Jakarta jumlah sepeda motor mungkin lebih dari 14 jt unit dengan pertumbuhan rata-rata 5 ribu unit/hari. Motor juga diyakini salah satu penyumbang polusi tertinggi di Jakarta. Tingginya motor ini karena transportasi umum tidak menarik bagi rakyat Jakarta lantas mengapa motor tidak kena ganjil genap? @aniesbaswedan," cuit Ferdinand Hutahaean, Kamis (5/9/2019).

Pria kelahiran Sumatera Utara tersebut menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk membatasi jumlah sepeda motor dengan sistem jalan berbayar atau penerapan ganjil genap.

"Jika @DKIJakarta ingin mengubah kebiasaan rakyat supaya menggunakan angkutan umum, maka yang disasar pertama adalah pengguna sepeda motor bukan pengguna mobil. Terapkan kebijakan ERP atau kenakan jug aganjil genap kepada sepeda motor supaya beralih ke angkutan," imbuhnya.

Tak cukup sampai di situ, ada cara lain yang juga diusulkan Ferdinand yakni dengan menggeser jam kerja untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

"Selain itu, cara efektif mengurangi jumlah kendaraan di jalan dalam waktu bersamaan adalah menggeser jam kerja. Misalnya Sekolah jam 7, Swasta Pukul 8.30, PNS jam 9.30/10.00 maka penumpukan kendaraan di jalan akan berkurang," terangnya.

Ferdinand Hutahaean berharap pemerintah Pemprov DKI Jakarta segera mengatasi kemacetan. Sebab, kondisi tersebut membuat stres warga.

baca juga

"Jakarta adalah kota paling tinggi tingkat stress warganya di Indonesia dan nomor 18 kota-kota besar dunia. Mengapa stress? Dipicu kota yang ruwet, polutif, padat, ruang hijau terbuka kurang, keamanan dan angkutan umum. Kata @aniesbaswedan jangan sepelekan ini, tapi tidak ada langkah konkret atasi," pungkas Ferdinand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah DP 0 Rupiah Disebut RS14, Ferdinand: Kalau Benar Pemprov Keterlaluan

Rumah DP 0 Rupiah Disebut RS14, Ferdinand: Kalau Benar Pemprov Keterlaluan

News | Selasa, 03 September 2019 | 11:53 WIB

Bos Taksi Malaysia Salahkan Indonesia, Ferdinand: Ada Benarnya

Bos Taksi Malaysia Salahkan Indonesia, Ferdinand: Ada Benarnya

News | Minggu, 01 September 2019 | 17:20 WIB

Prabowo Punya Tanah di Ibu Kota Baru RI? Politikus Demokrat Bilang Begini

Prabowo Punya Tanah di Ibu Kota Baru RI? Politikus Demokrat Bilang Begini

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:44 WIB

Politikus Demokrat Serang Cuitan Tengku Zul soal Oknum Pemecah Belah

Politikus Demokrat Serang Cuitan Tengku Zul soal Oknum Pemecah Belah

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 15:07 WIB

Habib Rizieq Minta Dipulangkan Jokowi, Ini Kata Politikus Demokrat

Habib Rizieq Minta Dipulangkan Jokowi, Ini Kata Politikus Demokrat

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 07:58 WIB

Cibir Gabion Rp 150 Juta, Ferdinand: Pak Anies, Kasih Saya 25 Juta

Cibir Gabion Rp 150 Juta, Ferdinand: Pak Anies, Kasih Saya 25 Juta

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:02 WIB

DPRD DKI Bakal Diberi Pin Emas, Ini Sindiran Nyelekit Ferdinand Demokrat

DPRD DKI Bakal Diberi Pin Emas, Ini Sindiran Nyelekit Ferdinand Demokrat

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:27 WIB

Suka Foto AHY di Istana Negara, Ferdinand: Saya Putuskan Dukung Jokowi

Suka Foto AHY di Istana Negara, Ferdinand: Saya Putuskan Dukung Jokowi

News | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:18 WIB

Surya Paloh Sebut RI Kapitalis Liberal, Ferdinand: Termasuk Bisnis Anda?

Surya Paloh Sebut RI Kapitalis Liberal, Ferdinand: Termasuk Bisnis Anda?

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:35 WIB

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:25 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×