Kisah Marcellina Lobi Perusahaan Kayu di Proyek Jalan Trans Papua

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 September 2019 | 17:26 WIB
Kisah Marcellina Lobi Perusahaan Kayu di Proyek Jalan Trans Papua
Pembangunan infrastruktur Jalan Trans Papua. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Mobil hitam Marcellina Laurensia terguncang di salah satu jalan di Papua Barat, tepatnya di Jalan Trans Papua Barat antara Manokwari - Bintuni. Marcellina tetiba membuka matanya dan terkejut sampai mengubah posisi duduknya.

Jalan Trans Papua Barat yang dia lihat ternyata dipenuhi lumpur. Padahal di sana tengah dibangun proyek Trans Papua Barat. Kejadian pada 17 Oktober 2018 itu diceritakan Marcellina dalam sebuah buku 'Bukan Remahan Rengginang: Kisah Orang Muda di Istana'. Marcellina merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Telkom Bandung.

Buku itu berisi lebih dari 30 Staf Khusus Kepresidenan menceritakan sisi lain di balik berbagai tugas menjadi seorang staf dari Kantor Staf Kepresidenan yang dipimpin Moeldoko.

Kepala Balai Pelaksana Jalan XVII Monokwari, Yohanis Tulak Tordingrara memberi tahu Marcellina jika jalan yang dilewati itu sebelumnya mulus. Tapi jalan rusak parah karena dilewati kendaraan besar pengangkut kayu. Sehingga jalan yang sudah diratakan, jadi rusak.

Kedatangan Marcellina ke Papua untuk mencari solusi percepatan proyek Jalan Trans Papua. Ke Papua, Marcellina ditemani dua orang rekannya. Mereka adalah Kordinator Tim Infrastruktur KSP Febry Calvin Tetepta dan Muhammad Gibra.

Mereka memiliki misinya untuk membuat kesepakatan bersama perusahaan angkutan kayu tidak mengoperasikan mobilnya di Jalan Trans Papua Barat yang tengah dibangun. Terutama akses untuk Trans Papua di Ruas Monokwari – Bintuni. Karena apabila truk pengangkut kayu log raksasa masih melintasi jalan Trans Papua sudah pasti aspal akan hancur karna kelebihan beban.

Melihat permasalahan ini Tim Kantor Staf Presiden termasuk Marcellina Laurensia pun memutuskan untuk bertemu dengan pemilik perusahaan kayu itu.

"Baiklah, besok kita temui orang perusahaan yang tak mau melepas akses logging itu," kata Febry.

Perjalanan panjang yang di berliku disertai hujan di tengah jalan yang berlumpur dari Kabupaten Teluk Bintuni menuju Monokwari, Papua Barat berhasil dilewati di temani Yohanis Tulak Tordingrara, Kepala Balai Pelaksana Jalan XVII Monokwari.

baca juga

Mereka pun bertemu dengan pihak perusahaan. Dalam pertemuan itu Tim KSP mendorong untuk terjalinnya kerja sama antara Balai Jalan dengan pemegang konsesi hutan agar pemerintah bisa melanjutkan pembangunan Trans Papua.

"Kali ini, kami menemui perusahaan konsensi hutan. Satu per satu mengutarakan keluh - kesah," cerita Marcellina.

Akhirnya November 2018, terjadi kesepakatan setelah melewati beberapa kali rapat akhirnya perusahaan kayu rela memindahkan jalan operasionalnya. Balai Jalan pun bersedia memberikan advis teknis desain konstruksi perlintasan jalan yang diusul oleh Perusahaan.

Trans Papua ini diperkirakan dapat di tempuh 5 - 6 jam dari Monokwari ke Bintuni. Sebelumnya biasa di tempuh 10 - 12 jam perjalanan saat kondisi jalan kering. Tarif operasional sekali jalan mencapai Rp 5 Juta per mobil pada saat hujan. Tapi kini masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar.

“Peran saya hanya kecil saja, cuman mencatat masukan dari berbagai pihak dan ikut melancarkan rapat-rapat,” Kata Marcellina Laurensia. (Shifa Audia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes Jalan Trans Papua Barat Penuh Lumpur, PUPR Klaim Sudah Perbaiki

Diprotes Jalan Trans Papua Barat Penuh Lumpur, PUPR Klaim Sudah Perbaiki

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 12:30 WIB

Sentil Trans Papua, Mardani Ali Sera: Cuma Jadi Jalanan Hantu

Sentil Trans Papua, Mardani Ali Sera: Cuma Jadi Jalanan Hantu

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 13:50 WIB

Apresiasi Langkah Jokowi, Ketua MPR Tetap Minta Usut Penembakan di Papua

Apresiasi Langkah Jokowi, Ketua MPR Tetap Minta Usut Penembakan di Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 17:23 WIB

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:49 WIB

Daftar Nama 24 Pekerja Trans Papua yang Dibunuh Kelompok Bersenjata

Daftar Nama 24 Pekerja Trans Papua yang Dibunuh Kelompok Bersenjata

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:18 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×