Buntut Serangan Bom Kabul, Trump Batalkan Perundingan Damai dengan Taliban

Bangun Santoso

Minggu, 08 September 2019 | 13:55 WIB
Buntut Serangan Bom Kabul, Trump Batalkan Perundingan Damai dengan Taliban
Presiden AS, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Presiden AS Donald Trump, Sabtu (7/9), mengatakan ia telah membatalkan perundingan perdamaian dengan pemimpin Taliban Afghanistan setelah kelompok gerilyawan itu mengaku berada di balik serangan di Kabul, yang menewaskan satu tentara AS dan 11 orang lainnya.

Trump mengatakan ia tadinya berencana melakukan pertemuan rahasia dengan "para pemimpin utama" Taliban pada Minggu di kompleks kepresidenan di Camp David, Maryland.

Trump juga mengatakan bahwa ia sedianya akan bertemu dengan presiden Afghanistan.

Namun, kata Trump, dia segera membatalkan rencana pembicaraan itu setelah Taliban menyatakan sebagai pihak di balik serangan.

"Kalau mereka tidak bisa menyetujui gencatan senjata selama perundingan perdamaian yang sangat penting ini, dan bahkan membunuh 12 orang tak berdosa, mungkin mereka juga tidak punya kekuatan untuk merundingkan perjanjian itu," kata Trump di Twitter.

Para gerilyawan Taliban, yang saat ini menguasai lebih banyak wilayah dibandingkan dengan masa sejak 2001, pekan lalu melancarkan serangkaian serangan baru di kota-kota utara, Kunduz dan Pul-e Khumri.

Mereka juga melakukan dua pengeboman bunuh diri di Ibu Kota Afghanistan, Kabul.

Salah satu ledakan itu, yakni serangan bunuh diri di Kabul pada Kamis (5/9), menewaskan Sersan Angkatan Darat Elis A. Barreto Ortiz, 34 tahun asal Puerto Rico.

Dengan kematian Ortiz, sudah 16 tentara Amerika Serikat yang tewas di Afghanistan sepanjang tahun ini.

baca juga

Pada awal pekan ini, para perunding AS dan Taliban membuat rancangan kesepakatan perdamaian, yang bisa membuka jalan bagi AS untuk semakin mengurangi jumlah tentaranya di Afghanistan --dalam perang terlama yang dijalani AS.

Berdasarkan kesepakatan itu, ribuan tentara AS akan dipulangkan ke tanah air mereka dalam kurun berapa bulan. Sebagai imbalannya, Taliban harus menjamin bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai markas untuk melancarkan serangan militan terhadap Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya.

Perjanjian perdamaian secara penuh, untuk mengakhiri perang dari 18 tahun, itu akan bergantung pada perundingan "antar-kalangan di Afghanistan" berikutnya.

Taliban telah menolak desakan untuk melakukan gencatan senjata. Kelompok itu justru semakin meningkatkan pergerakannya di seantero negeri. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

News | Sabtu, 07 September 2019 | 22:10 WIB

Trump Bocor, Satelit Mata-mata Rahasia Amerika Jadi Korban

Trump Bocor, Satelit Mata-mata Rahasia Amerika Jadi Korban

Tekno | Sabtu, 07 September 2019 | 07:25 WIB

Trump Diduga Tak Sengaja Bocorkan Data Satelit Rahasia AS

Trump Diduga Tak Sengaja Bocorkan Data Satelit Rahasia AS

Tekno | Rabu, 04 September 2019 | 17:19 WIB

Surprise! Gaya Rambut Terbaru Ivanka Trump Bikin Pangling

Surprise! Gaya Rambut Terbaru Ivanka Trump Bikin Pangling

Lifestyle | Rabu, 04 September 2019 | 16:13 WIB

Melania Trump Ciuman Pipi PM Kanada di Hadapan Suami, Tatapannya Disoroti

Melania Trump Ciuman Pipi PM Kanada di Hadapan Suami, Tatapannya Disoroti

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:25 WIB

Harganya Rp 30 Juta Lebih, Melania Trump Menggoda dengan Gaun Merah Merona

Harganya Rp 30 Juta Lebih, Melania Trump Menggoda dengan Gaun Merah Merona

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 10:28 WIB

Donald Trump Minta Perusahaan AS Angkat Kaki dari China

Donald Trump Minta Perusahaan AS Angkat Kaki dari China

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Donald Trump Ingin Google Dituntut, Ada Apa?

Donald Trump Ingin Google Dituntut, Ada Apa?

Tekno | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 11:47 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×