Pemotor Arogan Lewat Trotoar dan Serang Pejalan Kaki Diperiksa Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Senin, 09 September 2019 | 21:32 WIB
Pemotor Arogan Lewat Trotoar dan Serang Pejalan Kaki Diperiksa Polisi
Pemotor serang pejalan kaki di trotoar - (Twitter/@trotoarian)

Suara.com - Aparat kepolisian telah meringkus pemotor arogan yang berkendara di trotoar dan menyerang pejalalan kaki di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). Kekinian, pemotor tersebut tengsh menjalani pemeriksaan secara intensif.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian mengatakan pemotor berinisial HGT tersebut diringkus di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Hingga saat ini HGT masih berstatus sebagai saksi.

"Sudah diamankan, dimintai keterangan. Sekarang masih dimintai keterangan, statusnya masih saksi, diamankan saja, karena memang masih kita kumpulkan keterangan," kata Arie saat dikonfirmasi, Senin (9/9/2019).

Penangkapan terhadap HGT dilakukan seusai korban memubuat laporan pada polisi. Laporan terhadap HGT mengacu pada pelanggaran lalu lintas dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Jadi memang ada laporan polisinya, pasalnya, Pasal 335 KUHP soal perbuatan tidak menyenangkan, terus juga kita kenakan juga pelanggaran lalinya, melanggar pasal 284 UU 22 Tahun 2009 UU Lalu Lintas," kata Arie.

Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)
Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)

Sebelumnya pertikaian terjadi antara seorang pengendara sepeda motor dan pejalan kaki di atas trotoar di Jakarta. Kejadian itu direkam oleh seorang pria hingga kemudian videonya banyak diunggah di media sosial, Minggu (8/9/2019).

Seorang pria ber-jumper hitam dan mengenakan helm serta sarung tangan menunduk melihati layar ponselnya di video itu. Di dekatnya, seorang wanita berkacamata memarahi pria itu sambil merangkul bocah laki-laki berbaju merah. Padahal, tak hanya wanita tadi, pria di balik kamera juga ikut menegurnya.

"Mas sudah tahu ini trotoar lo Mas," ucap perekam video.

"Wajar dong anak saya lari-lari. Trotoar, ini bukan jalan raya!" timpal si ibu.

baca juga

Pemotor tetap tak bereaksi, hingga ia mengendarai lagi sepeda motornya dan menyerang kamera yang merekamnya.

Sementara bocah laki-laki yang dirangkul ibunya menangis dan ditenangkan oleh sang ibu. Tampaknya pemotor yang menyalahi aturan itu memarahi anak kecil karena menghalangi laju kendaraannya di atas trotoar, sehingga ibunya marah, begitu juga pejalan kaki lain, yang melihat tingkahnya di lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemotor Arogan Bikin Bocah Nangis di Trotoar Terbukti Langgar Lalu Lintas

Pemotor Arogan Bikin Bocah Nangis di Trotoar Terbukti Langgar Lalu Lintas

News | Senin, 09 September 2019 | 18:24 WIB

Anies Bakal Izinkan PKL Dagang di Trotoar, PSI: Beri Solusi dengan Masalah

Anies Bakal Izinkan PKL Dagang di Trotoar, PSI: Beri Solusi dengan Masalah

News | Senin, 09 September 2019 | 15:34 WIB

Tinggal Dibekuk, Polisi Tahu Sosok Pemotor Bikin Bocah Nangis di Trotoar

Tinggal Dibekuk, Polisi Tahu Sosok Pemotor Bikin Bocah Nangis di Trotoar

News | Senin, 09 September 2019 | 13:41 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB