Tinggal Dibekuk, Polisi Tahu Sosok Pemotor Bikin Bocah Nangis di Trotoar

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 13:41 WIB
Tinggal Dibekuk, Polisi Tahu Sosok Pemotor Bikin Bocah Nangis di Trotoar
Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)

Suara.com - Aparat kepolisian telah mengantongi identitas pemotor arogan yang berkendara di trotoar dan menyerang pejalalan kaki di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Aksi pemotor itu sempat viral setelah videonya viral di media sosial.

"Data dan identitasnya sudah kita dapati," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Hanya saja, Harry belum mebeberkan identitas pemotor tersebut. Dirinya mengatakan, pihaknya akan segera mengamankan sosok pemotor tersebut.

Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)
Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)

"Semoga segera kita tuntaskan ya," sambungnya.

Harry menambahkan jika korban sampai saat ini belum diperiksa oleh polisi. Selain itu, korban juga belum membuat laporan.

"Korban belum membuat laporan," imbuh Harry.

Sebelumnya, pertikaian terjadi antara seorang pengendara sepeda motor dan pejalan kaki di atas trotoar di Jakarta. Kejadian itu direkam oleh seorang pria hingga kemudian videonya banyak diunggah di media sosial, Minggu (8/9/2019).

Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)
Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)

Seorang pria ber-jumper hitam dan mengenakan helm serta sarung tangan menunduk melihati layar ponselnya di video itu. Di dekatnya, seorang wanita berkacamata memarahi pria itu sambil merangkul bocah laki-laki berbaju merah. Padahal, tak hanya wanita tadi, pria di balik kamera juga ikut menegurnya.

"Mas sudah tahu ini trotoar lo Mas," ucap perekam video.

"Wajar dong anak saya lari-lari. Trotoar, ini bukan jalan raya!" timpal si ibu.

Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)
Pemotor arogan di Jalan Wahid Hashim, Jakarta. (@koalisipejalankaki)

Pemotor tetap tak bereaksi, hingga ia mengendarai lagi sepeda motornya dan menyerang kamera yang merekamnya. Sementara bocah laki-laki yang dirangkul ibunya menangis dan ditenangkan oleh sang ibu. Tampaknya pemotor yang menyalahi aturan itu memarahi anak kecil karena menghalangi laju kendaraannya di atas trotoar, sehingga ibunya marah, begitu juga pejalan kaki lain, yang melihat tingkahnya di lokasi kejadian.

Menurut pengguna akun Twitter @radcal2k, peristiwa itu terjadi di "Jalan H Agus Salim gedung lama eks Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang banyak jendela kotak-kotaknya. Ya dekat Sarinah juga."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Trotoar Bikin Bocah Nangis, Pemotor Ini Malah Berlaku Anarki

Naik Trotoar Bikin Bocah Nangis, Pemotor Ini Malah Berlaku Anarki

News | Senin, 09 September 2019 | 11:57 WIB

Sebut Trotoar Bukan Hanya untuk Pejalan Kaki, Anies: Diatur di Permen PUPR

Sebut Trotoar Bukan Hanya untuk Pejalan Kaki, Anies: Diatur di Permen PUPR

News | Minggu, 08 September 2019 | 16:02 WIB

PSI Interpelasi Anies soal PKL Dagang di Trotoar, Demokrat: Pencitraan

PSI Interpelasi Anies soal PKL Dagang di Trotoar, Demokrat: Pencitraan

News | Sabtu, 07 September 2019 | 11:22 WIB

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

News | Jum'at, 06 September 2019 | 17:40 WIB

Terkini

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB