alexametrics

Ahli di Bidang Penerbangan, Ini 3 Karya dan Temuan Terbesar BJ Habibie

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Ahli di Bidang Penerbangan, Ini 3 Karya dan Temuan Terbesar BJ Habibie
Miniatur pesawat R80 yang dikembangkan oleh Regio Aviasi Industri, perusahaan milik mantan Presiden BJ Habibie dan putranya, Ilham Habibie. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Belum dirakit, pesawat buatan BJ Habibie sudah terjual 155 unit.

Suara.com - Kecerdasan menjadi karakter yang paling melekat pada nama Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Sebelum berkarier di dunia politik hingga diangkat menjadi presiden, menggantikan Soeharto, BJ Habibie aktif bergelut di bidang penerbangan di Jerman.

Jika ditulis lengkap dengan gelar, nama pria kelahiran 25 Juni 1936 ini menjadi Prof DR (HC) Ing Dr Sc Mult BJ Habibie.

Jajaran gelar itu ia peroleh setelah mengenyam studi teknik, khususnya konstruksi pesawat terbang, sampai ke Jerman, hingga kemudian menghasilkan berbagai karya dan temuan besar.

Baca Juga: BJ Habibie Ternyata Sudah Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Sejak 2 September

Berikut tiga karya dan temuan terpopuler BJ Habibie yang dihimpun SUARA.com:

1. Teori Habibie

Crack progression theory, alias teori Habibie, dipakai untuk memprediksi crack propagation point, atau letak awal retakan pada pesawat.

BJ Habibie menghasilkan temuan itu saat berusia 32 tahun, dengan perhitungan yang sangat detail, sampai ke tingkat atom.

Berkat temuan Habibie ini, pesawat di dunia lebih hemat bahan bakar dan standar keamanan pada pesawat ditingkatkan.

Baca Juga: BJ Habibie Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Sespri: Sesuai Petunjuk TDK

Risiko kecelakaan pesawat pun berkurang, dan proses perawatannya menjadi lebih mudah dan murah.

Komentar