Jokowi Bangun Istana di Papua, Ketua DPRD Jayapura Sumbang Tanah 10 Hektare

Selasa, 10 September 2019 | 23:23 WIB
Jokowi Bangun Istana di Papua, Ketua DPRD Jayapura Sumbang Tanah 10 Hektare
Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan salam kepada sejumlah tokoh Papua sebelum pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo mengaku pembangunan Istana Presiden Joko Widodo di Papua akan dikerjakan pada tahun 2020 mendatang.

Menurutnya, target pembangunan Kantor Jokowi itu akan ditargetkan selama dua tahun.

"Tadi beliau (Presiden Jokowi) sampaikan pada saat makan, bahwa untuk Istana Presiden paling tidak dua tahun baru selesai. Jadi akan dimulai tahun depan," ujar Abisai sesuai menghadap Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Istana Presiden di Papua tersebut diusulkan oleh tokoh Papua saat bertemu Jokowi di Istana Negara.

Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah Papua Jokowi-Ma'ruf itu menuturkan pihaknya akan segera menyiapkan kebutuhan administrasi perihal lahan 10 hektare diberikan untuk pembangunan di Istana Kepresidenan di Papua.

"Saya akan kembali ke Jayapura untuk mempersiapkan administrasi berkaitan dengan lahan atau tanah 10 hektare sampai dengan disertifikatkan," kata Abisai.

Abisai mengaku akan menyumbang tanah miliknya seluas 10 hektare untuk pembangunan Kantor Presiden.

"Itulah sebabnya apa yang saya berikan pada negara Republik Indonesia, 10 hektare, 100 ribu meter persegi. Saya beri cuma-cuma. Itu tanah milik saya sendiri yang saya berikan pada negara untuk membangun Istana Presiden Republik Indonesia. Kalau di Bali ada, Jogja ada, Bogor ada, maka di Papua harus ada Istana Presiden," kata dia.

"Sehingga perjalanan Pak Presiden ke Papua yang selalu dijudulkan berkunjung ke Papua, kita ubah dengan berkantor di Papua," sambungnya.

Baca Juga: Menteri Jokowi Diusul Pakai Mobil Esemka, Menperin: Pakai Pikap?

Lebih lanjut, Abisai mengatakan nantinya saat berkantor di Papua Jokowi bisa melihat secara utuh kondisi yang ada di Papua. Bahkan kata dia, kehadiran Jokowi berkantor di Papua bisa menyentuh kelompok-kelompok yang belum terjamah.

"Ada kelompok-kelompok yang belum dijamah dengan baik, semua akan kita, akan dijamah semua supaya tidak ada lagi yang bikin kacau di Papua. Negara Kesatuan Republik Indonesia harga mati buat Papua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI