Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:36 WIB
Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global
Gedung DPR RI (mpr.go.id)
  • Anggota Komisi II DPR RI, Ali Ahmad, mendukung wacana pemotongan gaji pejabat negara oleh Presiden Prabowo sebagai sinyal moral.
  • Pemotongan gaji pejabat ini dikaji pemerintah sebagai upaya penghematan menyikapi ketidakpastian ekonomi akibat konflik Timur Tengah.
  • Ali Ahmad mendorong penghematan diperluas menjadi disiplin fiskal nasional menyeluruh demi efisiensi anggaran negara.

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Ali Ahmad, memberikan tanggapan positif terkait wacana pemotongan gaji menteri dan anggota DPR hingga pejabat negara yang tengah dikaji oleh pemerintah.

Langkah ini muncul sebagai salah satu upaya penghematan di tengah ketidakpastian ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.

Ali mengatakan, kebijakan yang dikaji oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut bukan sekadar soal angka, melainkan sebuah sinyal moral.

Ia menilai pemimpin harus berdiri di garis depan untuk menunjukkan empati dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak situasi global.

"Ketika rakyat diminta bersiap menghadapi dampak ekonomi, para pejabat juga perlu menunjukkan kesiapan berkorban,” ujar Ali kepada wartawan dikutip Selasa (17/3/2026).

Kendati begitu, Ali memberikan catatan bahwa secara fiskal, kontribusi pemotongan gaji pejabat terhadap total anggaran negara relatif kecil. Namun, nilai simboliknya sangat besar sebagai pesan kepemimpinan yang kuat bagi publik.

Ia mengingatkan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah saat ini membawa risiko besar terhadap harga energi global dan stabilitas ekonomi nasional.

Untuk itu, ia mendorong agar semangat penghematan ini tidak berhenti pada pemotongan gaji saja, melainkan diperluas menjadi sebuah gerakan disiplin fiskal nasional yang menyeluruh.

“Dalam situasi seperti ini, wacana penghematan harus diperluas menjadi gerakan disiplin fiskal nasional, mulai dari efisiensi belanja kementerian, penguatan prioritas program, hingga pengendalian pemborosan anggaran,” katanya.

Ali menambahkan bahwa jika kebijakan ini diterapkan, langkah tersebut akan menjadi teladan nyata bagi publik dan bukan sekadar urusan administrasi negara.

Namun, ia juga menegaskan prioritas utama pemerintah harus tetap pada perlindungan masyarakat kecil, pelaku UMKM, dan sektor produktif agar tetap bertahan di tengah gejolak ekonomi.

Transparansi juga menjadi poin penting yang disorot Ali Ahmad. Ia menekankan bahwa komunikasi yang terbuka kepada publik sangat diperlukan agar kebijakan ini dipahami sebagai simbol kebersamaan nasional dalam menghadapi krisis.

Lebih lanjut, Ali Ahmad berharap situasi global saat ini bisa menjadi pemicu bagi pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi dan pengelolaan anggaran secara lebih mendalam.

"Situasi global saat ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat reformasi dalam pengelolaan anggaran negara, memperkuat efisiensi birokrasi, memprioritaskan program yang benar-benar berdampak bagi rakyat, dan memastikan setiap rupiah APBN memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih mengkaji sejumlah opsi penghematan, mulai dari pemotongan gaji anggota DPR hingga anggota kabinet.

Langkah mengkaji efisiensi berupa pemotongan gaji pejabat hendak dilalukan Prabowo setelah ia membandingkan kebijakan dalam negeri pemerintah Pakistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan

Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan

News | Senin, 16 Maret 2026 | 19:20 WIB

Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil

Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:46 WIB

Dukung PPPK Jadi PNS, Anggota Komisi II DPR Sebut Usulan Terbuka Diakomodir Lewat Revisi UU ASN

Dukung PPPK Jadi PNS, Anggota Komisi II DPR Sebut Usulan Terbuka Diakomodir Lewat Revisi UU ASN

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Bupati Pati Didesak Mundur, Komisi II DPR: Kalau Mau Aman, Ya Dengarkan Suara Rakyat Dulu

Bupati Pati Didesak Mundur, Komisi II DPR: Kalau Mau Aman, Ya Dengarkan Suara Rakyat Dulu

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:09 WIB

Dilanda Krisis: Karyawan Volkswagen Terancam Potongan Gaji

Dilanda Krisis: Karyawan Volkswagen Terancam Potongan Gaji

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:48 WIB

Imbas Insiden Usai Laga Kontra Port FC, Kakang Rudianto Dibayang-bayangi Sanksi Pemotongan Gaji

Imbas Insiden Usai Laga Kontra Port FC, Kakang Rudianto Dibayang-bayangi Sanksi Pemotongan Gaji

Bola | Rabu, 09 Oktober 2024 | 11:41 WIB

Wajib Tahu! 8 Potongan Gaji Karyawan Swasta Terbaru 2024: Bukan Cuma BPJS

Wajib Tahu! 8 Potongan Gaji Karyawan Swasta Terbaru 2024: Bukan Cuma BPJS

Lifestyle | Selasa, 17 September 2024 | 07:05 WIB

Terkini

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB