GMKI Minta Pemerintah Bangun Monumen Anti Rasisme di Papua

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 11 September 2019 | 10:25 WIB
GMKI Minta Pemerintah Bangun Monumen Anti Rasisme di Papua
Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa Papua di depan istana dan Mabes TNI, Rabu (28/9/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengusulkan pada pemerinta Papua untuk membuat monumen anti rasisme di Bumi Cendrawasih. Monumen itu diusulkan agar masyarakat Papua tidak lupa dengan peristiwa rasisme yang menimpa mahasiswa papua di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ketua GMKI Cabang Kota Jayapura, Victor Tibul, mengatakan simbol peringatan penting dibuat agar masyarakat Papua tak melupakan peristiwa ujaran rasis yang berujung aksi demonstrasi besar-besaran di Tanah Papua.

“Harus ada monumen atau peringatan guna mengingatkan kepada rakyat Papua bahwa ketika mereka menuntut ketidakadilan atas perlakuan rasisme terhadap orang asli Papua mereka ditembak mati saat melakukan demontrasi di beberapa kota di tanah Papua,” kata Victor seperti diberitakan jubi.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (11/9/2019).

Selain itu, Victor juga meminta agar bulan Agustus ditetapkan sebagai bulan anti rasisme.

Sejumlah mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme Dan Militerisme melakukan unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme Dan Militerisme melakukan unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Ia mendesak pemerintah untuk merealisasi usulan ini sebagai wujud memberi keadilan pada masyarakat Papua.

“Biar di tugu tersebut kita tulis nama-nama para korban yang meninggal di seluruh tanah Papua dan di luar Papua terhadap orang asli Papua sehingga kita bersama-sama bisa memperingatinya,” tegasnya.

Sementara, Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat Ones Suhuniap menilai pernyataan Indonesia sebagai negara hukum hanyalah slogan semata yang digunakan untuk menangkap dan mengkriminalisasi orang Papua.

Sejumlah mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme Dan Militerisme melakukan unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme Dan Militerisme melakukan unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8). [Suara.com/Arya Manggala]

“Rasisme dan diskriminasi rasial terhadap orang asli Papua itu bukan hoaks, tetapi itu fakta. Stigma praktek rasisme bukan hal baru bagi orang Papua dari dulu hingga yang akan datang akan terus ada selama kita berada bersama Indonesia,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Setujui Pemekaran di Papua, JK: Ada Undang-Undangnya

Jokowi Setujui Pemekaran di Papua, JK: Ada Undang-Undangnya

News | Rabu, 11 September 2019 | 07:54 WIB

Jokowi Bangun Istana di Papua, Ketua DPRD Jayapura Sumbang Tanah 10 Hektare

Jokowi Bangun Istana di Papua, Ketua DPRD Jayapura Sumbang Tanah 10 Hektare

News | Selasa, 10 September 2019 | 23:23 WIB

Blokir Internet Mimika dan Jayawijaya Dicabut, Ibu Kota 2 Papua Masih Gelap

Blokir Internet Mimika dan Jayawijaya Dicabut, Ibu Kota 2 Papua Masih Gelap

Tekno | Selasa, 10 September 2019 | 20:33 WIB

Terkini

4 Zodiak yang Beruntung Setelah 10 Oktober 2026, Hidup Lebih Tenang

4 Zodiak yang Beruntung Setelah 10 Oktober 2026, Hidup Lebih Tenang

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Lagi Banyak Pikiran, Kenapa Malah Ingin Menyikat Kamar Mandi?

Lagi Banyak Pikiran, Kenapa Malah Ingin Menyikat Kamar Mandi?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 dan Dampaknya bagi Dunia

Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 dan Dampaknya bagi Dunia

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem? Ini 4 Lip Balm SPF 50 Biar Bibir Nggak Gosong!

Cuaca Panas Ekstrem? Ini 4 Lip Balm SPF 50 Biar Bibir Nggak Gosong!

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tiga Pemancing Remaja Terseret Arus di Pantai Bengkalis, 2 Ditemukan Meninggal

Tiga Pemancing Remaja Terseret Arus di Pantai Bengkalis, 2 Ditemukan Meninggal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:29 WIB

×