Veronica Koman Merasa Terintimidasi oleh KBRI Australia

Chandra Iswinarno

Sabtu, 14 September 2019 | 18:21 WIB
Veronica Koman Merasa Terintimidasi oleh KBRI Australia

Suara.com - Dalam keterangan tertulis yang diunggah Veronica Koman di akun Twitternya, menyebut jika dia merasa terintimidasi oleh perlakuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia.

Intimidasi yang diterimanya terjadi saat dia berbicara mengenai pelanggaran HAM Papua yang diselenggarakan oleh Amnesty International Australia serta gereja-gereja.

Ia mengaku merasa terintimidasi dengan para staf KBRI yang hadir dalam acara tersebut, lantaran mengambil foto dan merekam dirinya saat menjadi pembicara.

"Saya juga dilaporkan ke institusi beasiswa atas tuduhan mendukung separatisme di acara tersebut," tulis Veronica Koman dalam unggahan di akun Twitternya pada Sabtu (14/9/2019).

Terkait keterlambatan pelaporan beasiswa kepada institusi beasiswa, Veronica mengakui memang ada keterlambatan pelaporan. Namun, urusan itu telah diselesaikan ketika tempat studinya mengirimkan laporan kepada institusi beasiswanya.

"Tetapi urusan itu telah selesai per 3 Juni 2019 ketika universitas tempat saya studi, mengirimkan seluruh laporan studi saya kepada institusi beasiswa saya," ujarnya.

Perbuatan staf KBRI yang dianggap mengintimidasi Veronica, juga membuat hubungannya dengan institusi beasiswa menjadi dingin. Ia pun memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan pemberian beasiswa tersebut.

"Dan saya tidak meminta lagi pembiayaan beberapa hal yang seharusnya masih menjadi tanggungan beasiswa," lanjutnya.

Atas hal tersebut, Veronica menganggap bahwa Pemerintah Indonesia mengkriminalisasi dirinya dan mengalihkan isu Papua.

baca juga

"Pemerintah Indonesia beserta aparaturnya tidak kompeten dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Papua, hingga harus mencari kambing hitam atas apa yang terjadi saat ini," tulis Veronica.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Veronica Koman Jawab Tuduhan Polda Jatim, Ini Pernyataannya

Veronica Koman Jawab Tuduhan Polda Jatim, Ini Pernyataannya

News | Sabtu, 14 September 2019 | 17:56 WIB

Polda Jatim Sebut Temukan Aliran Dana Besar Milik Veronica Koman

Polda Jatim Sebut Temukan Aliran Dana Besar Milik Veronica Koman

Jatim | Jum'at, 13 September 2019 | 21:14 WIB

Polda Jatim Ancam Veronica Koman Masuk DPO

Polda Jatim Ancam Veronica Koman Masuk DPO

Jatim | Jum'at, 13 September 2019 | 13:40 WIB

Kominfo Belum Berencana Blokir Akun Twitter Pengacara HAM Veronica Koman

Kominfo Belum Berencana Blokir Akun Twitter Pengacara HAM Veronica Koman

Tekno | Rabu, 11 September 2019 | 17:11 WIB

Endus Keberadaan Veronica Koman, Polisi Minta Bantuan Konjen Australia

Endus Keberadaan Veronica Koman, Polisi Minta Bantuan Konjen Australia

Jatim | Rabu, 11 September 2019 | 12:18 WIB

Terkini

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:30 WIB

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:29 WIB

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:25 WIB

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

×