KPA: Pemerintah Setop Jadikan Warga Kalimantan Kambing Hitam Karhutla

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 16 September 2019 | 21:54 WIB
KPA: Pemerintah Setop Jadikan Warga Kalimantan Kambing Hitam Karhutla
Pengendara melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti kabut asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (15/9/2019). Kota Palangka Raya kembali diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah sehingga menimbulkan aroma yang menyengat dan menggangu aktivitas warga. ANTARA FOTO/Rendhik Andika/hma/pd.

Suara.com - Konsorsium Pembaruan Agraria menilai, pemerintah tampak memosisikan warga lokal Pulau Kalimantan sebagai kambing hitam di balik kebakaran hutan dan lahan yang kekinian menyebabkan bencana kabut asap.

Benny Wijaya, aktivis KPA mengatakan, warga lokal cenderung disalahkan sebagai penyebab karhutla, sehingga mengalihkan isu bahwa aktivitas korporasi lah yang seharusnya bertanggungjawab.

"Justru malah menuduh para peladang atau ada yang sengaja membakar lahan dan hutan. Ini pengalihan isu. Bukan maksud mendramatisasi, tapi ada hal mendesak yang harus pemerintah lakukan sekarang," kata Benny di Kantor Walhi, Jalan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Ia mengatakan, pemerintah seharusnya mengevaluasi korporasi yang terbukti bersalah karena melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Tapi, kata dia, pemerintah justru menggiring opini seolah-olah masyarakat lokal melakukan pembakaran secara besar-besaran.

"Beberapa perusahaan pelaku pembakaran hutan tidak dievaluasi tapi malah diarahkan pada para peladang tadi," katanya.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, berdasarakan laporan yang diterima, karhutla disebabkan masyarakat setempat masih menggunakan teknik tradisional untuk membuka lahan. Selain itu, karhutla juga disebabkan oleh korporasi.

"Ladang berpindah, membuka lahan dengan membakar hutan untuk bercocok tanam menghadapi musim hujan dan sebagainya," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Untuk korporasi, sudah ada penindakan. Misalnya, 37 perusahaan sudah mendapatkan peringatan dan 5 perusahaan diproses ke pengadilan. Akan tetapi, Wiranto mengklaim, jumlah yang besar justru dari perseorangan.

baca juga

Wiranto mengungkapkan, kebiasaan masyarakat untuk membuka lahan dengan cara membakar mesti dihilangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Klaim Australia Ikut Picu Kebakaran Hutan di Kalimantan

KLHK Klaim Australia Ikut Picu Kebakaran Hutan di Kalimantan

Tekno | Senin, 16 September 2019 | 18:56 WIB

Kebakaran Hutan, Dede Yusuf Minta Kemenkes Lakukan Ini Segera

Kebakaran Hutan, Dede Yusuf Minta Kemenkes Lakukan Ini Segera

Lifestyle | Senin, 16 September 2019 | 20:00 WIB

Penajam Paser Utara, Ibu Kota Negara Baru Dikepung Asap Kebakaran Hutan

Penajam Paser Utara, Ibu Kota Negara Baru Dikepung Asap Kebakaran Hutan

News | Senin, 16 September 2019 | 18:15 WIB

Viral Ilustrasi Koran Radar Sampit Hari Ini: Mata Jokowi Ditutup Masker

Viral Ilustrasi Koran Radar Sampit Hari Ini: Mata Jokowi Ditutup Masker

News | Senin, 16 September 2019 | 18:07 WIB

Darurat Kebakaran Hutan, LSM Kirim Surat ke Jokowi: Marah, Sedih, Kecewa

Darurat Kebakaran Hutan, LSM Kirim Surat ke Jokowi: Marah, Sedih, Kecewa

Video | Senin, 16 September 2019 | 17:11 WIB

Wajib Tahu, Jalur Pendakian di 5 Gunung Ini Tutup pada Bulan September

Wajib Tahu, Jalur Pendakian di 5 Gunung Ini Tutup pada Bulan September

Lifestyle | Senin, 16 September 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari

Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×