Cover 'Pinokio' Majalah Tempo, Ferdinand: Relawan Jokowi Seperti Anak Kecil

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 17 September 2019 | 10:50 WIB
Cover 'Pinokio' Majalah Tempo, Ferdinand: Relawan Jokowi Seperti Anak Kecil
Sampul majalah Tempo. [Tempo]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen ikut buka suara ihwal aduan Jokowi Mania (Joman) terhadap Majalah Tempo ke Dewan Pers. Laporan itu buntut dari cover majalah yang menampilkan karikatur Jokowi dengan bayangan pinokio.

Ferdinand menilai jika para relawan Joman untuk lebih dewasa dalam menyikapi kritik. Seharusnya, para relawan Joman untuk membalasnya dengan kritik juga.

"Jokowi Mania harus belajar lebih dewasa lagi dalam proses politik. Lawanlah kritik dengan kritik, bukan dengan tindakan hawa nafsu menghukum, kecuali ada peristiwa pidana di dalamnya. Cover Tempo itu kritik keras yang melecehkan. Jadi tak perlu dilaporkan. Sebagai relawan silahkan menjawab dengan fakta," cuit Ferdinand di Twitter, @FerdinandHaen2.

Ferdiand mengakui jika ia juga tak sepakat dengan cover dari Majalah Tempo. Namun, ia lebih tak sepakat jika para relawan Joman membuat laporan.

Bahkan, para relawan Joman disebut Ferdinand menunjukan sikap arogansi anak kecil. Sebaliknya, Majalah Tempo unggul secara opini.

"Saya meski tak setuju dengan cover majalah Tempo, tapi saya lebih tak setuju atas langkah Jokowi Mania yg melaporkan Tempo. Ini lebih kepada arogansi anak-anak kecil yg merasa dirinya berkuasa. Justru tindakan Jokowi Mania ini membalik emphati publik. Tempo menang opini," sambungnya.

Sebelumnya, sampul atau cover majalah Tempo edisi 16-22 September dipermasalahkan oleh pendukung Presiden Jokowi.

Relawan yang tergabung dalam Jokowi Mania (Joman) sampai mendatangi kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Beberapa anggota Joman mendatangi kantor Dewan Pers sekitar pukul 13.30 WIB. Sebelum masuk untuk melapor, mereka sempat melakukan aksi di pintu depan.

baca juga

"Kami ingin Tempo mengklarifikasi cover yang menghina Joko Widodo," kata salah satu orator di lokasi, Senin (16/9/2019).

Cover majalah Tempo itu menjadi polemik karena menggambarkan Jokowi dengan bayangan menyerupai pinokio yang memiliki hidung panjang. Dalam cerita dongengnya, Pinokio akan memanjang hidungnya saat melakukan kebohongan.

Gambar tersebut akhirnya menuai tanggapan beragam dari masyarakat. Selain itu, majalah tersebut mengangkat judul "Janji tinggal Janji".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Doa, Hujan Buatan di Sumatera dan Kalimantan Turun Hari Ini

Jokowi Minta Doa, Hujan Buatan di Sumatera dan Kalimantan Turun Hari Ini

News | Selasa, 17 September 2019 | 10:46 WIB

Jokowi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Riau Hari Ini

Jokowi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Riau Hari Ini

News | Selasa, 17 September 2019 | 09:06 WIB

Sujiwo Tejo: Aku Sering 'Dipinokiokan', Tapi...

Sujiwo Tejo: Aku Sering 'Dipinokiokan', Tapi...

News | Selasa, 17 September 2019 | 09:25 WIB

Jokowi soal Karhutla: Kita Lalai Sehingga Asapnya jadi Membesar

Jokowi soal Karhutla: Kita Lalai Sehingga Asapnya jadi Membesar

News | Senin, 16 September 2019 | 22:46 WIB

Ratas soal Karhutla Riau, Kepala Daerah hingga Kapolda Disemprot Jokowi

Ratas soal Karhutla Riau, Kepala Daerah hingga Kapolda Disemprot Jokowi

News | Senin, 16 September 2019 | 22:16 WIB

Mahasiswi Dicekoki Obat Mata serta Diperkosa dan 4 Berita Terbanyak Dibaca

Mahasiswi Dicekoki Obat Mata serta Diperkosa dan 4 Berita Terbanyak Dibaca

News | Selasa, 17 September 2019 | 07:15 WIB

Gegara Pinokio Joman Lapor Dewan Pers dan 4 Berita Populer Lainnya

Gegara Pinokio Joman Lapor Dewan Pers dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Selasa, 17 September 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Penyadapan Presiden: Murni Penegakkan Hukum

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Penyadapan Presiden: Murni Penegakkan Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:28 WIB

Bagaimana Jika BPJS Kesehatan Menunggak?

Bagaimana Jika BPJS Kesehatan Menunggak?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:25 WIB

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa, PNM dan Abpednas Berkolaborasi Perkuat Literasi Keuangan

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa, PNM dan Abpednas Berkolaborasi Perkuat Literasi Keuangan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:21 WIB

Berkat Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Jadi Perkasa ke Level Rp18.082/USD

Berkat Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Jadi Perkasa ke Level Rp18.082/USD

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:20 WIB

Bukan Prabowo yang Menentukan, Begini Mekanisme Konstitusional Jika Gibran Dimakzulkan

Bukan Prabowo yang Menentukan, Begini Mekanisme Konstitusional Jika Gibran Dimakzulkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:20 WIB

Kelakar Hercules Soal Penyadapan: Jangan Disadap, Dibosin Aja

Kelakar Hercules Soal Penyadapan: Jangan Disadap, Dibosin Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:18 WIB

Namanya Masuk Daftar Penyadapan, Hercules: Wah, Aku Makin Hebat

Namanya Masuk Daftar Penyadapan, Hercules: Wah, Aku Makin Hebat

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:18 WIB

Pajak Digital RI: Garang Cekik Rakyat Kecil, Lembek ke Perusahaan Asing

Pajak Digital RI: Garang Cekik Rakyat Kecil, Lembek ke Perusahaan Asing

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 16:15 WIB

Polres Tegal Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, 58 Ribu Butir Hexymer hingga Tramadol Disita

Polres Tegal Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, 58 Ribu Butir Hexymer hingga Tramadol Disita

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 16:14 WIB

Korban Manipulasi Saham Bisa Dapat Kompensasi, OJK Ungkap Syaratnya

Korban Manipulasi Saham Bisa Dapat Kompensasi, OJK Ungkap Syaratnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:13 WIB

×